Tasyakuran UAS 1442/2021: Qur’anic Tafsir Raih beberapa penghargaan

iqt.unida.gontor.ac.id Main Hall – Dalam acara penutupan Ujian Akhir Semester (UAS) UNIDA Gontor yang acap kali dikenal dengan Tasyakuran, tentunya tidak lain ialah sebagai bentuk rasa syukur civitas akademika dari terlaksananya beberapa rentetan kegiatan. Terutama berakhirnya masa-masa ujian tulis 1442 H/2021 M. Oleh karenanya, dari kesyukuran inilah acara tersebut dibalut dengan sedimikian rupa yang di isi dengan penyampaian beberapa laporan-laporan. Seperti laporan panitia ujian, laporan wakil rektor 1, laporan wakil rektor 2 dan 3 hingga diakhiri dengan sambutan Rektor UNIDA Gontor Al-Ustadz KH. Prof. Dr. Hamid Fahmi Zarkasyi, M.A.Ed, M.Fhil. hari selasa, 05 April 2021.

Sementara itu, acara yang sangat menarik pada tasyakuran UAS kali ini tentu tidak luput melalui beberapa hasil laporan-laporan yang disampaikan. Namun, benarkah Program studi Qur’anic Tafsir (IQT) sangat antusias dalam memeriahkan acara ini? Oleh karena itu, mari kita simak bersama isi laporan tersebut sebagaimana berikut ini.

Laporan Wakil Rektor 1, 2 dan 3

Pada laporan wakil rektor 1 yang disampaikan oleh Al-Ustadz Dr. Abdul Hafidz Zaid dalam bidang akademik dan kemahasiswaan. Beliau mengumumkan beberapa penghargaan yang diberikan kepada beberapa nominasi yaitu terdiri dari: a) mahasiswa berprestasi, b) pengawas teladan dari dosen (putra & putri), c) pengawas teladan dari staf (putra & putri), dan d) peserta UAS teladan dari mahasiswa.

Adapun laporan wakil rektor 2 yang disampaikan oleh Al-Ustadz Dr. Setiawan bin Lahuri dalam bidang administrasi dan keuangan, yang tidak luput beliau umumkan adalah terkait data-data kuantitatif berupa hasil laporan keuangan laziswaf selama satu semester. selain itu juga, beliau mengumumkan sekaligus penyerahan secara simbolis kepada para mahasiswa penerima beasiswa minhati.

Sedangkan, pada laporan wakil rektor 3 yang disampaikan oleh Al-Ustadz Dr. Khairul Umam dalam bidang hubungan kerjasama eksternal. Beliau melaporkan berupa hasil laporan LPPM/LPKM yang terdiri dari: Penghargaan lomba Program kreativitas Mahasiswa (PKM), penghargaan kepada program studi terbaik yang berkontribusi dalam PKM, dan ditutup dengan penghargaan kepada program studi terbaik dalam pengelolaan website.

Disamping itu, berdasarkan hasil laporan-laporan yang disampaikan di atas tadi, ternyata fakta mengatakan bahwa Program studi Qur’anic Tafsir (IQT) sangat antusias dalam memeriahkan tasyakuran kali ini yaitu dengan menerima beberapa penghargaan-penghargaan yang diraihnya seperti keterangan di bawah ini.

Penghargaan Yang Diraih Prodi IQT

Penghargaan yang diraih oleh program studi Qur’anic Tafsir (IQT) secara individu (mahasiswa & dosen) maupun prodi adalah sebagai berikut:

Pertama, peraih penghargaan mahasiswa teladan dengan nomor urut 1. Dianugerahkan kepada saudara Fahmi Akhyar Al Farabi mahasiswa IQT Semester 6. Selebihnya, penghargaan mahasiswa teladan dengan nomor urut 2. Diberikan kepada saudara Azhar Nur Fuadi mahasiswa IQT Semester 2.

Kedua, peraih penghargaan nominasi pengawas teladan dari dosen dan tenaga kependidikan (putra). Yang dinilai dari kerapian, ketanggapan dan kecepatan adalah Al-Ustadz Ali Mahfudz Munawar, M.Hum

ketiga, peraih penghargaan peserta UAS teladan yang dinilai dari kehadiran dan kerapian, tidak lain diberikan kembali kepada saudara Azhar Nur Fuadi mahasiswa IQT Semester 2.

Keempat, peraih penghargaan PKM hibah internal yang terdiri dari PKM-Kewirausahaan (K) adalah saudara M. Abdi Kurniawan mahasiswa IQT Semester 8. Sedangkan, PKM-Karya Cipta (KC) adalah saudara Fahmi Akhyar Al Farabi mahasiswa IQT Semester 6.

Adapun sebagai penutup, penghargaan terkakhir dari nominasi Program studi terbaik yang berkontribusi dalam PKM ialah diberikan kepada prodi Agroteknologi dengan nilai 680, dan disusul Prodi IQT sebagai nomor urut 2 dengan nilai 605.

Dengan demikian, mudah-mudahan dari pencapaian tadi semoga bisa memotivasi diri kita untuk lebih berlomba-lomba dalam hal kebaikan bahkan bisa memperbaiki dikemudian hari. Wallahu ‘alam bisawab.

PERUMPAMAAN PAHALA TAKZIAH

Takziah merupakan ibadah yang sangat utama. Selain mengingatkan kita agar mempersiapkan diri, takziah juga memiliki pahala yang sangat besar, kali ini akan kita ketengahkan perumpamaan pahala takziah bagi yang mengamalkannya

PERUMPAMAAN PAHALA TAKZIAH
Kiai Gontor Takziah ke Kediaman Gus Solah

Secara bahasa Ta’ziyah (التعزية) artinya menguatkan. Sedangkan secara istilah adalah menganjurkan seseorang untuk bersabar atas beban musibah yang menimpanya, mengingatan dosanya meratap, mendoakan ampunan bagi mayit dan dari orang yang tertimpa musibah dari pedihnya musibah. Imam al Khirasyi mengistilahkan Ta’ziyah dengan : “Menghibur orang yang tertimpa musibah dengan pahala-pahala yang dijanjikan oleh Allah, sekaligus mendo’akan mereka dan mayitnya”.

Diantara dalil pensyariatannya adalah sebuah hadits :

مَا مِنْ مُؤْمِنٍ يُعَزِّي أَخَاهُ بِمُصِيبَةٍ إِلاَّ كَسَاهُ اللَّهُ مِنْ حُلَل الْكَرَامَةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Tidaklah seorang Mukmin bertakziyah kepada saudaranyayang terkena musibah kecuali Allah akan memakaikan pakaiankemulian kepadanya di hari kiamat.” ( HR. Ibn Majah)

Dan tidak ada perdebatan dikalangan ulama bahwasanya hukum dari ta’ziyah adalah sunnah, yang berarti dianjurkan untuk dilakukan tetapi tidak berdosa jika ditinggalkan.

Beberapa hadits tentang perumpamaan pahala takziah

Beberapa hadis menyebutkan bahwa takziah memiliki banyak keutamaan di antaranya:

Hadis dari Abdullah bin Mas’ud bahwa Nabi Muhammad saw bersabda, “Barang siapa yang bertakziah kepada orang yang tertimpa musibah, maka baginya pahala seperti pahala yang didapat orang tersebut.” (HR. Imam Tirmidzi dan Imam Baihaqi)

Disebutkan pula dalam hadis lainnya dari Amr bin Hazm, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda, “Tidaklah seorang Mukmin bertakziyah kepada saudaranya yang terkena musibah kecuali Allah akan memakaikan pakaian kemulian kepadanya di hari kiamat.” (HR. Ibnu Majah dan Imam Baihaqi).

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa berta’ziyah kepada orang yang meninggal maka akan diganjar dengan pahala sebesar dua qirath, hadits tersebut berbunyi sebagai berikut.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ شَهِدَ الْجَنَازَةَ حَتَّى يُصَلِّيَ عَلَيْهَا فَلَهُ قِيرَاطٌ وَمَنْ شَهِدَهاَ حَتَّى تُدْفَنَ فَلَهُ قِيرَاطَانِ قِيلَ وَمَا الْقِيرَاطَانِ؟ قَالَ مِثْلُ الْجَبَلَيْنِ الْعَظِيمَيْنِ (متفق عليه)

Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu berkata; Telah bersabda Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam: “Barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga ikut meshalatkannya maka baginya pahala satu qirath, dan barangsiapa yang menyaksikan jenazah hingga ikut menguburkannya maka baginya pahala dua qirath”. Ditanyakan kepada Beliau; “Apa yang dimaksud dengan dua qirath?” Beliau menjawab: “Seperti dua gunung yang besar”. (Muttafaqun ‘Alaih,Bukhari: 1240 & Muslim: 1570)

Pahala yang Allah SWT berikan kepada hambanya yang melakukan takziyah khususnya kepada yang meninggal adalah seperti dua qirath, yang mana berarti sebesar dua gunung. dalam riwayat lain, gunung disini adalah gunung uhud, dan terbagi menjadi dua yaitu pahala bagi yang mensholatkan maka akan diberikan satu qirath, dan bagi yang mengantarkannya sampai ke liang lahat maka baginya tambahan satu qirath.

Itulah pahala bagi yang melakukan takziyah, dan tidak ada salahnya bagi kita untuk melakukan takziyah kepada saudara-sadara kita yang sedang mengalam kesusahan, karena selain diberikan pahal yang amat besar, bisa juga mempererat ukhuwah kita dan meringankan serta menghibur saudara-saudara kita yang terkena musibah

Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni

Iqt.unida.gontor.ac.id SimanInna lillahi wa inna ilaihi raj’iun. Turut berduka cita yang sangat mendalam atas wafatnya ulama terkemuka Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni yang bertepatan pada hari Jum’at, 19 Maret 2021 M. Dimana beliau semasa hidupnya adalah seorang Mufassir dan ulama suriah serta guru besar dalam bidang Ilmu Tafsir di universitas Umm Al-Qura, Makkah.

Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni
Picture: Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni

Mari kita do’akan bersama-sama semoga beliau khusnul khatimah

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ (وَعَذَابِ النَّارِ), له الفاتحة

Beberapa Kitab karyanya

Dibawah ini adalah sebagian dari beberapa kitab yang dikarang atau bisa disebut hasil karya tulis dari Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni, sebagaimana berikut ini:

Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni
Picture : Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni beserta karya tulisnya
  1. صفوة التفاسير.
  2. المواريث في الشريعة الإسلامية.
  3. من كنوز السّنّة.
  4. روائع البيان في تفسير آيات الأحكام.
  5. قبس من نور القرآن الكريم.
  6. السنة النبوية قسم من الوحي الإلهي المنزّل.
  7. موسوعة الفقه الشرعي الميسر (سلسلة التفقه في الدين).
  8. الزواج الإسلامي المبكر سعادة وحصانة.
  9. التفسير الواضح الميسر.
  10. الهدي النبوي الصحيح في صلاة التراويح.
  11. إيجاز البيان في سور القرآن.
  12. موقف الشريعة الغرّاء من نكاح المتعة.
  13. حركة الأرض ودورانها حقيقة علمية أثبتها القرآن.
  14. التبيان في علوم القرآن.
  15. عقيدة أهل السنة في ميزان الشرع.
  16. النبوة والأنبياء.
  17. رسالة الصلاة.
  18. المهدي وأشراط الساعة.
  19. المقتطف من عيون الشعر.
  20. كشف الافتراءات في 21- رسالة التنبيهات حول صفوة التفاسير.
  21. درة التفاسير (على هامش المصحف).
  22. جريمة الربا أخطر الجرائم الدينية والاجتماعية.
  23. التبصير بما في رسائل بكر أبو زيد من التزوير.
  24. شرح رياض الصالحين.
  25. شبهات وأباطيل حول 27- تعدد زوجات الرسول.
  26. رسالة في حكم التصوير.
  27. معاني القرآن (للنحاس).
  28. المقتطف من عيون التفاسير (للمنصوري).
  29. مختصر تفسير ابن كثير.
  30. مختصر تفسير الطبري.
  31. تنوير الأذهان من تفسير روح البيان (للبروسوي).
  32. المنتقى المختار من كتاب الأذكار (للنووي).
  33. فتح الرحمن بكشف ما يلتبس في القرآن (للأنصاري).

Demikianlah yang dapat disampaikan, semoga menjadi hikmah serta motivasi bagi diri kita semua yang masih diberikan kesehatan dan kehidupan sehingga disisa waktu yang sangat sebentar bahkan sementara ini tentunya agar kita berlomba-lomba dalam menebarkan segala hal yang positif bermanfaat bagi bangsa agama dan ummat. Wallahu ‘Alam bissawaab.

Minggu Literasi: Klinik proposal dan Workshop Penulisan proposal Skripsi

Iqt.unida.gontor.ac.id. Hall Cios – Minggu literasi adalah upaya untuk meningkatkan intelektualitas mahasiswa. Sebagaimana Universitas Darussalam Gontor secara bersamaan adalah perguruan tinggi bersistem pesantren yang sangat mendukung adanya kegiatan Akademik dan Non-Akdemik. Kegiatan Non-Akademik tentunya dilaksanakan diluar perkuliahan di mana harapannya dapat memberikan sumbangsih pengetahuan dan intelektual sebagai penunjang kegiatan Akademik. Oleh karenanya klinik proposal dan workshop penulisan proposal skripsi ini adalah bagian dari rentetan acara minggu literasi yang dikhususkan bagi segenap mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir semester 6. Hari Ahad, 21 Maret 2021, pukul 08.00-10.47.

Minggu Literasi: Klinik proposal danWorkshop Penulisan proposal Skripsi
Photo: Sambutan oleh Ust. Ahmad Fadli Rahman (Kaprodi IQT) dalam acara pembukaan minggu literasi

Opening Acara

Pada pembukaan acara ini yang dibuka secara resmi oleh Kepala Program Studi IQT yaitu Al-Ustadz Ahmad Fadli Rahman Akbar. M.Us, beliau berpesan bahwa “Kegiatan ini sangatlah begitu penting, skripsi itu penting, dan dari proses yang dijalani inilah berguna untuk mencapai keinginan dalam penulisan proposal skripsi yang baik dan cepat selesai menjadi sarjana. Maka jangan lupa saling me-suport sesama teman dan sangatlah merugi bagi yang tidak memanfaatkan waktu berharga ini dengan tidak mendapatkan apa-apa dari kegiatan ini.” Jelasnya.

Adapun kegiatan pertama dalam rentetan “minggu literasi” ini, yaitu berupa “klinik proposal dan workshop penulisan proposal skripsi” yang diisi dan dipandu oleh Al-Ustadz Dr. Sujiat Zubaidi Saleh. M.A. Tentunya sebelum masuk pada klinik proposal. Ust. Sujiat menyampaiakan “Agar masing-masing memiliki motivasi yang kuat sehingga dapat mengembangkan diri, mengembangkan prestasinya serta memunculkan potensinya.” Tegasnya.

Selebihnya, beliau telah menyiapkan 5 contoh model desain proposal skripsi yang mencakup beberapa tema dari judul-judul yang akan direview yaitu terdiri dari (Kajian sains, kajian semantik, kajian munasabah, kajian tokoh dan kajian tematik). Sebagai bahan representasi dan acuan para peserta dalam menyusun proposal.

Minggu Literasi: Klinik proposal danWorkshop Penulisan proposal Skripsi
Photo: Penyampaian materi Klinik proposal dan Workshop penulisan proposal skripsi bersama Ust. Dr. Sujiat Zubaidi Saleh. M.A.

Poin Penting Acara

Pada inti acara ini adalah Ust. Sujiat juga berpesan sebagaimana dalam catatan beliau kepada para peneliti bahwa “Untuk teman-teman yang memiliki judul, juga masih perlu untuk memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan judul. Bukan hanya sebatas judul tersebut mempunyai 2 hal penting dimana terdapat objek formal dan objek pendukung, melainkan sangat perlu diperhatikan adalah apasih dari korelasi dan signifikansinya? Apakah dari judul itu mungkin dapat diambil manfaatnya? Ataukah hanya sekedar judul yang mengambang mengangkasa dan memang terlalu dalam untuk diungkapkan.” Pungkasnya.

Begitupun dalam mencari sumber data tentunya peniliti harus jeli dan harus bisa memilih serta memilah yang terpenting dari yang penting-penting.

Minggu Literasi: Klinik proposal danWorkshop Penulisan proposal Skripsi
Photo: Kebersamaan Mahasiswa IQT Semester 6 Bersama Ust. Dr. Sujiat Zubaidi, Ust. Ahmad Fadli Rahman (Kaprodi IQT), dan Ust. Mahmud Rifanuddin (Dosen Pembimbing Akademik).

Penutup

Dengan demikian, sebagai penutup dalam hal kegiatan semacam ini tentunya memiliki muara yang dituju dengan tujuan yaitu mendalami pengetahuan tentang proposal dan karya tulis ilmiah (skripsi) dengan baik dan benar, sehingga akan menjadikan penelitiannya yang bermanfaat dan sesuai dengan target lulusan program studi.

webinar nasional qurais 2021

IQT Siman-Quranic Festival atau Qurais 2021 adalah acara yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan tujuan mengembangkan potensi dan bakat mahasiswa jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir universitas darussalam gontor khususnya dan umumnya pada seluruh mahasiswa indonesia. Dengan adanya acara ini diharapkan mahasiswa dapat berlomba dalam kebaikan serta memperkuat kejujuran dan sportifitas. Selain kompetisi qurais 2021 juga mengadakan webinar nasional qurais 2021

Dalam webinar nasional qurais 2021 yang diadakan di hal CIOS kamis, 28 Februaru 2021, yang diadakan secara online dan offline, Webinar ini mengangkat tema “The Qur’an as a source of science in strengthening agrotechnology in indonesia” dengan menghadirkan pemateri secara daring yang menguasai bidangnya diantaranya Ahmad Sarwat, Lc., M.A. Ketua Umum DU center yang membahas tentang sains dalam ayat Qur’an dari buku yang beliau tulis dengan judul “Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir” yang mengulas seputar Ayat-ayat kawniyah atau Sains yang lebih banyak daripada ayat muhkamat di dalam Al Qur’an.

Selain beliau pemateri lainnya adalah Prof. Dr. Agus Purwanto, M. Sc, D. Sc. selaku pakar dalam ilmu fisika dan guru besar ITS Surabaya, beliau membahas tentang 800 ayat-ayat semesta yang terlupakan.

Beliau menjelaskan perbandingan antara negara Indonesia atau negara muslim dan negara maju yang lainnya dengan perbandingan ilmuwan dan teknologi nya. Beliau menjelaskan bahwa kemunduran islam terjadi setelah al ghozali abdul falasah yng menggempur 20 persoalan yang di bahas dapam kitan ini. Yang membuat umat islam meninggal kan ilmu rasional seperti matematika,logika dan fisika hingga sampai saat ini. Meskipun ibnu Rusdi melawan dengan bukunya namun masih belum bisa mengalahkan buku imam Ghozali. Saat ini yang harus kita lakukan adalah intensifikasi atau menggali alam sesuai dengan Al-Qur’an. Menarik nya bahwa aqala dengan dhomir hum hanya di ulangi sebanyak 22 kali dan dhomir antum di ulangi sebanyak 24, dari sini kita bisa mengetahui bahwa di wajibkan nya berpikir bagi seorang muslim. Setelah itu beliau menjelaskan ayat ayat sains beserta penjelasan sains nya contohnya:

1. Hukum alam matahari (48.23)

2. Lautan terbelah (55: 19-20)

3. Fenomena petir (2:20)

4. Gunung jadi pasak ( 27:28)

5. Ratu semut ( an naml )

Dan satu lagi pemateri adalah Haris Setyaningrum, M.Sc. yang hadir secara langsung di hall cios, beliau adalah dekan fakultas SAINTEK universitas darussalam gontor, sebagai pakar agrotek beliau membahas iklim dan cuaca dalam pertanian masa keemasan islam.

Beliau menjelaskan bagaimana ketika abad 9 dan 10 ketika Cordova menjadi pusat peradaban sekitar 5 abad lamanya kita di pimpin oleh islam. Beliau merujuk pada kitab al anwa’ by arib ibn sa’d. Menjadi karya monumental di al hakam dua. Beliau melanjutkan dengan penjelasan tentang geografi cordova dan setiap iklim perbulannya sesuai dengan kalender muslim dalam pertanian (astronomis dan kondisi meteorologis). Di dalam tradisi islam kondisi ekologis sangat di apresiasi. Teknik teknik pertanian selalu di perbarui sesuai ikllim yang berbeda beda. Dua peradaban besar mesti di bangun dengan pertanian dan perdagangan.

Dengan diadakannya seminar ini diharapkan dalam acara qurais 2021 dapat menambah wawasan tentang ilmu Al-Qur’an dan Sains dalam Al-Qur’an itu sendiri.

Pembukaan Quranic Festival atau Qurais 2021

IQT Siman-Quranic Festival atau Qurais 2021 adalah acara yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan tujuan mengembangkan potensi dan bakat mahasiswa jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir universitas darussalam gontor khususnya dan umumnya pada seluruh mahasiswa indonesia. Dengan adanya acara ini semoga mahasiswa dapat berlomba dalam kebaikan serta memperkuat kejujuran dan sportifitas. Kompotisi nasional ini juga diharapkan dapat menjadi ajang silaturahim antar mahasiswa seindonesia.

Acara Quranic Festival atau Qurais 2021 diadakan 2 hari, mulai pada Selasa 16, februari sampai Sabtu, 20 Februari. Runtutan acara dimulai Pada Selasa malam, 16 Februari 2021 pada pukul 20.00- 21.30 WIB dengan Acara pembukaan, acara dibuka dengan prosesi simbolik pemotongan pita oleh dekan Fakultas Ushuliddin Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung, M.A., MLS.

Dalam kesempatan malam ini beliau memberi amanat dengan mengutip perkataan Dr zakir naik “Al-Qur’an bukan buku yang berisi sains tapi Al-Qur’an yang berisi kebenaran”, sehingga perlu disemarakkan kegiatan-kegiatan Qur’ani yang mewujudkan Al_qur’an yang di baca, di kaji, di fahami, di hayati atau di renungkan isi nya dan di amalkan.

Pada kesempatan malam ini Al-Ustadz Ahmad Fadly Rahman Akbar, M.Us selaku Ketua Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Juga turut memberi sambutan pada acara pembukaan QURAIS 2021 ini, Beliau berpesan bahwa sejatinya diadakannya acaar QURAIS 2021 ini untuk meningkatkan potensi mahasiswa dan untuk melihat kemampuan diri sehingga peserta diharap dapat menunjukan kualitas terbaik dan niat terbaik.

Acara diakhiri dengan technical Meeting dengan dewan juri dari setiap cabang lomba dan peserta delegasi tiap kampus, meskipun beberapa delegasi kampus mengikutinya secara online akan tetapi acara tetap berjalan sesuai yang diharapkan.

Semoga QURAIS 2021 dapat berjalan dengan lancar hingga akhir acara.

dan Selamat berkompetisi dengan Sportif dalam Acara QURAIS 2021.