Pergantian Pengurus Gugus Depan 15089-15 Di Pondok Modern Darussalam Gontor

Pergantian Pengurus Gugus Depan 15089-15

Di Pondok Modern Darussalam Gontor

          Pondok Modern Darusslam Gontor, yang biasa disingkat dengan PMDG berdiri pada tanggal 19 September 1926 telah menelurkan banyak alumni yang berkualitas dan mengabdi kepada masyarakat. Tentunya semua itu tidak lepas dari pendidikan yang diberikan oleh pondok kepada para alumni tesebut. Dengan penugasan yang diberikan oleh pondok, para santri terdidik dalam segala hal. Salah satu penugasan itu adalah menjadi pengurus salah satu gugus depan di PMDG, yaitu Gugus Depan 15089-15.

            Pergantian pengurus gugus depan di PMDG dilaksanakan pada hari Kamis, 7 Januari 2021. Untuk Gugus Depan 15089-15 bertempat di sebelah barat kantor bapak pimpinan PMDG dan acara berjalan dengan lancar, meskipun diguyur sedikit dengan air hujan. Acara dimulai pukul 13.45 dan selesai pada pukul 14.45 kemudian dilanjutkan dengan acara perfotoan bersama. Sesi foto bersama seperti acara ini telah ada semenjak Pondok Gontor berdiri.

            Yang menjadi pengurus baru di Gugus Depan adalah adika (anak didik pramuka) yang telah masuk menjadi Pasus (Pasukan Khusus) dan yang duduk di kelas 3 KMI (Kulliyyatu-l Mu’allimin Al-Islamiyyah). Mereka tidak menyiapkan dan melaksanakan acara tersebut seorang diri, tetapi juga dibantu adik kelas, yaitu kelas dua, kakak kelas mereka, yaitu kelas 3 intensif  kelas 4, dan seorang Bindep (Pembimbing Gugus Depan), serta dari para Mabigus (Majlis pembimbing Gugus Depan).

Description: D:\Kuliah\Smester 6\ust. Ilham Habibullah\20210107_140549.jpg

             Acara tersebut dimulai dengan bacaan Al-Qur’an kemudian dilanjutkan dengan laporan pengurus lama, pelantikan pengurus baru, pergantian tempat, tanda tangan surat mandat, pembacaan surat mandat, sambautan pengurus baru, sambutan dari Mabigus, dan diakhiri dengan Kaffaratu-l Majlis.

            Dalam penugasan ini, pertama dalam menyiapkan acara pergantian, para santri terdidik dalam segala hal. Bagaimana adika-adika pasus menyiapkan acara dari jauh-jauh hari samapai hari H. Mereka berkorban harta, tenaga, dan fikiran untuk menghidangkan acara terbaik. Kemudian ketika sudah resmi dilantik menjadi pengurus baru, mereka berlatih kepemimpinan. Bagaimana menyikapi anggota yang susah diatur, berbicara di depan banyak orang, melatih anggota dengan skil massing-masing.

            Para pengurus baru melatih anggota dengan sungguh-sungguh serta dengan penuh tanggungjawab, karena mereka sudah membaca syahadat dan janji suci di depan banyak orang serta mereka khawatir dan takut kalau generasi setelah mereka menjadi generasi yang jelek dan lemah daripada tahun sebelumnya. Seperti yang difirmankan oleh Allah SWT :           

وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا (النساء: 9)

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.” ( An-Niisa’ : 9)

            Itulah semua proses pergantian pengurus Gugus Depan 15089-15 dan amanat yang diemban oleh pengurus baru. Dengan penugasan seperti yang dijelaskan di atas, maka para alumni PMDG telah mendapat banyak pendidikan dan pengalaman yang banyak dan siap untuk terjun dan berjuang di masyarakat.

Akreditasi Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Unida Gontor

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi mengadakan Visitasi Akreditasi Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) pada Jum’at (16/3/2018) di Hall Senat Lantai II Unida Gontor.

Akreditasi Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Unida Gontor
Jajaran Rektorat dan seluruh dosen Prodi IQT berpose dengan Tim Asesor BAN-PT depan Gedung Utama UNIDA

Dalam akreditasi kali ini Tim Asesor BAN-PT Yusuf Rahman, M.A., Ph.D (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) dan Prof. Dr. Arifuddin Ahmad, M.Ag (UIN Alaudin Makassar). Dihadiri juga para Civitas Akademika Fakultas Ushuluddin Universitas Darussalam Gontor.

Terdapat tujuh aspek penilaian peringkat akreditasi institusi, di antaranya: yaitu (1) Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran serta Strategi Pencapaian, (2) Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan, dan Penjaminan Mutu, (3) Mahasiswa dan Lulusan (4) Sumber Daya Manusia, (5) Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik, (6) Pembiayaan, Sarana dan Prasarana, Serta Sistem Informasi, dan (7) Penelitian, Pelayanan/Pengabdian Kepada Masyarakat, dan Kerjasama.

Site visit Asesor BAN-PT menghadirkan Ketua Biro Universitas Darussalam Gontor serta unsur pimpinan Fakultas, Prodi dan tenaga kependidikan yang diharapkan mempunyai pemahaman yang komprehensif atas pengelolaan Program Studi dan menghasilkan borang dengan kualitas yang maksimal.

Penilaian penting serta evaluasi oleh Asesor BAN-PT terhadap Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Unida Gontor adalah penyesuaian visi-misi Prodi harus realistis; “unggul dan terkemuka menyangkut spesifikasinya bagaimana dan kekhasannya seperti apa? Selain itu harus ada kebijakan terkait kualitas Prodi itu tergantung Diktis dengan mengembalikan dosen sesuai keahlian. Selain itu juga peminat di Prodi sangat tinggi diharapkan input lebih baik.” terang Arifuddin Ahmad

“Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk mewujudkan visi-misi Prodi harus menyesuaikan Pedoman, karena Penelitian dan Pengabdian yang kita ketahui adalah program pesanan. Selain itu diupayakan Penelitian dan Pengabdian dosen dibuatkan Surat Tugas/SK. Semoga hasil Akreditasi Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Unida Gontor mendapatkan hasil yang terbaik.

Kaprodi IQT Terpilih Menjadi Program Dai Ambasador

UNIDA Gontor- kesyukuran bersama yang diraih oleh Ust Rochmad, M.A selaku Kaprodi IQT terpilih menjadi Program dai ambasador di Negara Taiwan. setelah melewati tahap seleksi dibawah ini.

Tahap Seleksi Program Dai Ambasador

Sejumlah 25 dai terpilih menjadi Dai Ambassador Dompet Dhuafa untuk berdakwah di 18 negara. kini para dai telah melalui proses seleksi yang cukup ketat. Pasalnya pada tahun keenam ini, pendaftar program Dai Ambassador mencapai 750 register yang berasal dari 21 provinsi, atau meningkat dua kali lipat daripada tahun-tahun sebelumnya.

Koordinator Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) Hardy Agusman menuturkan, tahapan seleksi meliputi pemilihan administrasi, tes tulis, dan wawancara yang dilakukan secara langsung di beberapa kota seperti Bogor, Palembang, Riau dan Yogyakarta. Selain itu ada juga seleksi online untuk beberapa wilayah tertentu.

Tugas dan Materi Para Dai Ambasador

Materi pada seleksi ini menyesuaikan dengan kebutuhan di luar negeri yang bertugas sebagai Imam dan Islamic Lecture, di antaranya terdiri dari Al-Qur’an, ceramah, fiqh, hadits, Ziswaf, bahasa Arab, dan bahasa Inggris. Dai Ambassador sendiri merupakan program dakwah internasional Cordofa dengan mengirimkan dai-dai berkompeten ke berbagai negara selama Ramadhan. Dengan latar belakang dari program ini sesuai dengan kebutuhan dakwah dan pertumbuhan muallaf yang semakin meningkat di luar negeri. Dan Alhamdulillah Kaprodi IQT Terpilih Menjadi Program Dai Ambasador guna meluaskan ladang dakwah.

Dengan demikian Ini adalah bentuk komitmen Dompet Dhuafa untuk bergotong royong bersama seluruh elemen umat dalam gerakan dakwah Ziswaf. Peran ini merupakan ikhtiar bersama untuk kelola program yang dapat meningkatkan harkat dan martabat masyarakat.

Sertifikat Akreditasi Prodi IQT Dari BAN-PT

UNIDA Gontor- Suatu kesyukuran bersama atas Akreditasi Prodi IQT UNIDA Gontor melalui Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN–PT) yang telah mengirimkan sertifikat resmi hasil Akreditasi Prodi IQT (Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir) UNIDA Gontor dan meraih nilai hasil (A) dengan No. 806/SK/BAN-PT/Akred/S/III/2018, dan ini berlaku sejak tanggal 20 Maret 2018 sampai dengan 20 Maret 2023.

Menurut Data Resmi BAN-PT

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN–PT) yang merupakan satu-satunya badan akreditasi yang memperoleh wewenang dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, menunjukan bahwa jumlah perguruan tinggi negeri dan swasta berakreditasi A di Indonesia masih minim dan kurang. Dari sekitar 4.529 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, hanya 50 saja yang terakreditasi A. (Data Ban-PT per 3 Mei 2017)

Akreditasi sendiri menjadi tuntutan wajib dari pemerintah kepada perguruan tinggi. Tuntutan ini diatur dari UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 61. Dengan akreditasi ini, menjadi upaya pemerintah menjamin mutu suatu lembaga pendidikan oleh lembaga yang independen, disini BAN-PT. Angka akreditasi jadi bukti bahwa kegiatan pendidikan dan pengajaran sudah sesuai dengan standar jaminan mutu.

Klasifikasi program studi atau perguruan tinggi ini akan dibagi kedalam bebrapa nilai, yaitu: C, B, atau A. Dengan nilai A sebagai patokan standar jaminan mutu tertinggi, dan nilai ini akan menjadi asset penting bagi perguruan tinggi atau program studi. Selain itu nilai akreditasi bisa jadi tolak ukur kelayakan lulusan yang dihasilkan.

Jurnal Studia Quranika Terindeksasi DOAJ

UNIDA Gontor- Jurnal Studia Quranika yang dimiliki oleh Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UNIDA Gontor telah terindeksasi DOAJ (Directory Open Access Journals).

Salah satu bentuk mengetahui ukuran kualitas jurnal adalah dengan terindeks di DOAJ. Kualitas jurnal bukan semata ditentukan oleh artikel yang dimuat, tetapi juga pengelolaannya. Indeks adalah alat, terutama digunakan online atau dalam dunia Internet, yang digunakan oleh para peneliti dan pustakawan untuk menemukan konten ilmiah. Beberapa indeks menyediakan daftar judul jurnal, beserta link dan kategorisasi subjek.

Direktori Open Access Jurnal (DOAJ) adalah salah satu dari daftar jurnal yang paling terkenal. indeks umum yang berguna untuk orang-orang yang melakukan pencarian luas untuk konten penelitian yang dicari. Indeks lain melangkah lebih jauh, dan tidak hanya mencakup daftar judul, tetapi juga memungkinkan untuk mencari artikel individu. Indeks digunakan untuk pencarian yang lebih tepat, sering didasarkan pada kata kunci atau istilah subjek. Web of Science (WOS) adalah contoh yang baik dari layanan pengindeksan utama. Hal ini penting untuk mengetahui bahwa beberapa indeks yang tersedia secara bebas di web (seperti DOAJ), dan bahwa orang lain (seperti wos) tidak, dan memerlukan biaya untuk menggunakan (atau harus diakses melalui perpustakaan setempat, yang membayar biaya untuk).

Selain itu, beberapa indeks sebagai indikator keberhasilan daripada journal yang lain, dan sebagai ukuran yang mencerminkan kualitas publikasi. Semoga pengelolaan Jurnal Studia Quranika semakin baik.

Family Gathering Prodi IQT UNIDA Gontor

UNIDA Gontor- Family Gathering Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Guna mempererat tali kekeluargaan dan meningkatkan ukhuwah islamiyah, beranjak dari sini prodi IQT Universitas Darussalam Gontor mengadakan acara Family Gathering (kumpul keluarga) pada 20 April 2018.

Family Gathering Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
photo big family IQT

Acara Family Gathering Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir kali ini diikuti oleh Dekan fakultas Ushuluddin H.Syamsul Hadi Untung, M.A. M.Ls, Wakil Dekan Ust. Jarman Ar-Roisyi M.Ud, Kaprodi Tafsir Ust. Rochmad M.A., Pembimbing Akademik Kemahasiswaan Ust. Ali Mahfuz Munawar Lc. M.Hum, Bendahara Prodi Ust. Hikmatiar Pasya, Lc. M.A., Keilmuan dan Pengabdian Masyarakat Ust. Ilham Habibullah Lc. M.Ag, Pakar Tafsir Sains Dr. SujiatZubaidi M.Ag dan para dosen lainnya sebagai pengajar kampus.

Serta mahasiswa-mahasiswa yang meliputi semester 2 – 8, baik mahasiswa  UNIDA Siman maupun UNIDA Robithoh. yang juga diikuti oleh mahasiswi-mahasiswi Mantingan, Ngawi.

Point Penting Sambutan Kaprodi IQT

Ujar Kaprodi Tafsir dalam sambutan pertama sambil membuka acara. “Semua kegiatan mahasiswa prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta prestasi-prestasi yang kita raih patut disyukuri, bahkan para dosen yang memiliki kualitas nasional maupun internasional, layaknya mahasiswa pun agar demikian. Kita berharap, insyaallah akan mengadakan Laboratorium Tafsir sendiri, dan akan melaksanakan SA (Studi Akademik), SPL (Studi Pengayaan Lapangan) ke LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) yang ada di Bandung, Batam, dan lain-lain, agar lebih luas ilmu dan pengalaman yang kita dapatkan.”

Dilanjutkan Sambutan Dekan dan Wakil Dekan

H.Syamsul Hadi Untung M.A. M.Ls menyatakan, “UNIDA, Pondok Gontor bisa berjaya diatas semua golongan, lancar segala perkaranya, serta keberkahan yang kita rasakan itu karena berkat para mahasiswa/I dan santriwan/wati yang memiliki jiwa bersih seperti antum semuanya.” tegas beliau dengan memberi apresiasi serta support kepada para pelajar.

Selanjutnya sambutan Wakil Dekan sebagai penutup yang intinya menjelaskan beberapa urgensi peran program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di UNIDA Gontor, bahwa point pentingnya adalah sebagai pengembangan Islamisasi dilingkungan kampus. Setelah beberapa pidato, kemudian Dr. Sujiat Zubaidi M.Ag. menutup acara dengan do’a.