Foto

Berikut adalah dokumentasi kegiatan Prodi IQT UNIDA Gontor 2019

View this post on Instagram

Kumpul Family Ghatering Fakultas Ushuluddin. Bersama: Ust. Syamsul Hadi Untung. -Yang namanya doa, mendoakan dan minta doa itu harus terus, dan wajib. -Setelah solat subuh kirimlah al fatihah sebanyak 2 kali kepada bapak dan ibu yang masih hidup maupun yang sudah meninggal. -Jangan lupa juga bacakan alfatihah untuk dirimu sendiri, setiap bangunmu. -Curigailah dirimu sendiri. Apakah keimananmu sudah bagus?, akhlaqmu sudah bagus?, ketaqwaanmu sudah bagus?. -Kebenaran kita berkemungkinan salah. Dan kesalahan orang lain berkemungkinan benar. Jadi kita harus berhati-hati. -Semua segala sesuatu yang berbentuk penyesalan ditahun 2019, merupakan amplop-amplop besar yang berisi pesan dan harapan di tahun 2020. -Ditahun 2020 tidak ada kata-kata tua untuk menentukan target dan bermimpi besar. Siapapun berhak untuk bermimpi besar. -Kegagalan adalah merupakan akhir dan tidak mungkin kalian ubah. Namun kita dapat mengubah proses nya di tahun 2020 ini. Mungkin proses nya yang belum benar, belum tepat. -Tahun 2020 ada kemungkinan-kemungkinan akan membawa sesuatu yang baru buat kalian dan ini merupakan urusan pribadi. -Tahun baru 2020 bagaikan buku. Pulpen dan buku itu merupakan tangan mu. Jadi mau tinta apa biru, hitam, merah itu adalah kemauanmu bagaimana kamu ingin. Berapa banyak buku yang kamu baca, berapa lembar yang ingin kamu tulis. -Setiap hari kamu adalah hari terbaikmu. -Kalian yang lebih tahu dari pada kami apa yang ingin kalian lakukan. Yang tahu hanya kalian. Target-target kalian adalah target kalian. -Tahun 2020 adalah tahun yang baru. Banyak perubahan-perubahan. Jika kalian tidak mau berubah kalian rugi. -Orang yang sukses dalam menjalankan hidup adalah orang yang punya target dan kebalikan nya adalah orang yang hanya mengikuti seperti orang lain. -Kalo 2019 itu belum mendapatkan yang terbaik minimal kalian telah berupaya untuk mendapatkan yang terbaik. -Setiap tahun kita harus mempunyai target agar hidup kita lebih terarah dan lebih fokus. -Awal 2020 ini adalah awal yang tepat untuk tepat untuk merespon intropeksi kalian di tahun 2019. -Kalo solat kalian sudah baik maka semua pekerjaan kalian akan baik juga.

A post shared by 𝓢𝓾𝓱π“ͺ𝓢𝓢π“ͺ𝓭𝓯π“ͺ𝓭𝓡𝓲8790 (@muhammadfadli87905) on

View this post on Instagram

IQT BigFamily…

A post shared by iqtunida2018 (@iqtunida2018) on

View this post on Instagram

Orientalis adalah sebuah kelompok dengan tujuan mengkaji ilmu-ilmu bagian Timur, terkhusus dalam berbagai hal keilmuan, peradaban, dan agama khususnya dinegara Arab, China dll. Namun Orientalis sering dikaitkan orang barat yang mempelajari Islam dengan bertujuan menghancurkan kaum muslimin melalui agama islam sendiri. Ada 3 pendeta yang mencari ilmu Islam untuk menyerang Agama Islam dengan karangan-karangan buku tentang Agama Islam menurut sisi pandang mereka. Namun disisi lain Orientalis terbagi menjadi 2 golongan yaitu Orientalis Moderat dan Orientalis Ekstrim. Orientalis Moderat terbagi 2 yaitu orang-orang non muslim (terkhusus barat) yang mempelajari islam yang hanya bertujuan untuk mengetahui agama islam itu dengan contoh diantaranya : Reenan, Jenny Piere dll., Sedangkan Orientalis Moderat selanjutnya adalah orang-orang non muslim (terkhusus barat) yang mempelajari islam dan kemudian mendapatkan hidayah sehingga masuk kedalam agama islam. Sedangkan Orientalis Ekstrim adalah orang-orang non muslim (terkhusus barat) yang mempelajari islam untuk menyerang dan menghancurkan agama islam dan kaum muslimin. *SEDANGKAN ORIENTALIS MUNCUL DISEBABKAN OLEH ADANYA FANATISME AGAMA DAN ADANYA ISLAMOPHOBIA YANG MEREKA YAKINI BAHWA AGAMA ISLAM KERAS, AGAMA ISLAM KEJAM, NAMUN NYATANYA AGAMA ISLAM ADALAH AGAMA YANG CINTA AKAN KEDAMAIAN DENGAN PENGECUALIAN OKNUM-OKNUM PERUSAK* #islamcintadamai #unidagontor #iqtunida @indraarifajari

A post shared by M Abdi Kurniawan (@mabdikurniawan) on

https://www.instagram.com/p/BsDwJNuA_9a/