FASSIR : Menghindari Konflik Intoleran dengan Memahami Syariat Islam

Dari kiri : Ustadz Ahda Sabiela, Vandeber Oktavianos (Moderator)

IQT WEEK: Day 5 – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IQT) UNIDA Gontor kembali menyelenggarakan Forum Kajian Tafsir (FASSIR) di semester genap ini. Acara ini diselenggarakan pada hari Selasa, 21 Desember 2021 dan menjadi salah satu dari rentetan kegiatan IQT WEEK yang telah dirancang oleh CIVITA AKADEMIK Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir.

HMP IQT UNIDA Gontor mengangkat tema “Tasamuh fii Islam” atau tolerenasi dalam agama Islam. Tema ini sengaja diangkat karena banyak ditemukan hal-hal yang berkaitan dengan “Toleransi” sering menjadi konflik dan dibicarakan di dunia khususnya di Indonesia.

Oleh karena itu HMP IQT UNIDA Gontor mengundang al-Ustadz Ahda Sabiela, Lc., M.A., selaku dosen Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir sebagai pembicara pada acara tersebut. Pada kesempatan itu beliau mempresentasikan tentang Moderasi Agama.

Acara ini diadakan di Hall Gedung Pusat Sirah dan Nabawiyah (GPSN) UNIDA Gontor dan dihadiri oleh mahasiswa UNIDA Gontor tidak hanya dari Prodi IQT saja. Menurut keterangan panitia tercatat sekitar 50 peserta yang hadir dari online maupun offline.

Dalam kesempatannya Ustadz Ahda Sabiela menyampaikan bahwasanya isu-isu yang berkaitan tentang suatu perbedaan seperti ras, agama, dan bahasa sering digoreng atau dijadikan konflik oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu edukasi tentang tassamuh atau toleransi itu sangat penting untuk disampaikan agar terciptanya masyarakat madani yang paham akan toleransi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *