El-Furqon 1.0 “Al-Qur’an Sebagai Solusi Generasi Muda Untuk Menyongsong Masa Depan”

iqt.unida.gontor.ac.id– Al-Qur’an adalah kitab suci yang menjadi pedoman bagi semua manusia disemua bidang kehidupan. Banyak permasalahan yang datang dalam kehidupan, karena pada hakikatnya kehidupan adalah gerakan untuk menyelesaikan masalah, bukan untuk menghindarinya atau bahkan membuat masalah baru yang merisaukan umat. Mahasiswi sebagai agent of change dapat berperan langsung di kalangan masyarakat kelak dan dapat memberikan inovasi serta kreasinya dalam memajukan bangsa. Oleh karena itu, mereka memerlukan pedoman sebagai rujukan dalam mengatasi segala permasalahan dalam kehidupan, sehingga mereka mampu mengemban amanat serta memajukan bangsa Indonesia. Salah satu sumbangsih mahasiswa dalam hal ini adalah menciptakan lingkup pendidikan salah satunya dengan kegiatan keilmuan. Untuk itulah Himpunan mahasiswa program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) mengadakan El-Furqon 1.0, yaitu suatu kegiatan yang diketuai oleh Wafiq Muthiah Ulya Ibrahim (IQT/4), Ulfa Hanifah (IQT/4) dan Aliefa Rani Iswara (IQT/2),  mencakup didalamnya seminar, serta beberapa macam perlombaan yang melibatkan seluruh mahasiswi UNIDA Kampus Putri.

Acara yang berlangsung pada 3-8 Januari 2021 ini bertema “Al-Qur’an Sebagai Solusi Generasi Muda Untuk Menyongsong Masa Depan” dan dibuka dengan Webinar Nasional dengan pemateri Al-Ustadz Ilham Habibbullah, M. Ag  dan Al-Ustadzah Tsani Liziah, S.Hum, Dipl. Tujuan diadakan El-Furqon 1.0 adalah untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan spiritualitas Mahasiswi dengan cara mengkaji Al-Qur’an lebih dalam dan menjadikannya pedoman di setiap aspek kehidupan dalam lingkup Universitas pesantren. Diambil dari salah satu nama Al-Qur’an Al-Furqon (pembeda), Program Studi IQT berharap dengan diadakannya kegiatan ini, mahasiswi UNIDA dapat menjadi pribadi yang lebih baik yang dapat membedakan antara kebathilan dan kebenaran.

Pada penutupan El-Furqon 1.0, Al-Ustadz Nur Hadi Ihsan, MIRKH, selaku Dekan UNIDA Kampus Putri memberikan apresiasi atas diselenggaranya acara ini. Beliau menyampaikan bahwa dengan dimulainya El-Furqon 1.0 dapat memicu keilmuan kita dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pondasi ilmu dan akhlak kita. Karena Al-Qur’an adalah mabda’ dan mashdar ilmu pengetahuan. (Nindhya Ayomi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *