Siraman Rohani Di Tengah Pandemi

iqt.unida.gontor.ac.id Pada malam yang bertajuk family Gathering Universitas Darussalam Gontor. Al ustadz Khasib Amrullah, M.Ud selaku narasumber, telah begitu banyak menyiram siraman yang sangat sarat dengan kesegaran dan kebangkitan. Bak sebuah tanaman yang layu akan segar dengan siraman. Tentunya siraman yang dimaksud ialah siraman rohani penggugah jiwa bagi civitas akademika walaupun sejatinya kini sedang berada pada situasi yang sulit ditengah masa pandemi.

Dalam konteks kekeluargaan, seperti halnya kewajiban keluarga mengingatkan akan kebaikan kepada keluarga yang lainnya. Berikut ini terdapat beberapa poin penting siraman rohani kepada keluarga besar civitas akademika UNIDA secara khususnya.

Poin Penting

Berawal dengan sebuah pertanyaan yang membuka kerangka berpikir.

Apakah selama hidup Anda itu sama saja dengan satu hari?

Al Ustadz Khasib Amrullah, M.Ud

Dari pertanyaan ini mengajak kita agar bermunasabah diri dan mencoba merenung sejenak, karena tidak ada bedanya kita sehari hidup dan beberapa tahun hidup, jika mengulang-ulang kegiatan yang sama tanpa peningkatan. Oleh karenanya carilah kegiatan yang bermutu yang bisa meningkatkan kualitas kita dan jangan sampai membuang peluang kemungkinan hebat kita untuk 20 tahun yang akan datang.

kenapa orang itu mempunyai keinginan (Iradah) ?…

Dan kapan munculnya keinginan (Iradah) dalam diri kita?…

Al Ustadz Khasib Amrullah, M.Ud

Seseorang mempunyai (Iradah) keinginan tentunya karena tidak memiliki pilihan lain, dan amal yang lahir dengan bukan kehendak pasti tidak akan berkualitas. Sedangkan munculnya keinginan (Iradah) dalam diri kita ialah karena adanya sesuatu ketertarikan, dan sesuatu yang menariklah yang akan melahirkan sebuah (iradah) kehendak untuk melakukan sebuah perbuatan sehingga menjadi berkualitas.

Bagaimana membangun sesuatu yang menarik?…

Al Ustadz Khasib Amrullah, M.Ud

Sesuatu yang menarik bisa jadi karena adanya sebuah bisikan, dan dari bisikan itulah yang membangun. Perlu kiranya untuk diketahui bisikan itu ada dua, yaitu bisikan yang membisikkan itu jahat (Waswasa), dan bisikan yang membisikkan itu baik (Ilham atau huda). Maka jika yang membisikkan itu baik akan lahirlah sebuah kekuatan yang baik.

Apa sumber bisikan itu?…

Al Ustadz Khasib Amrullah, M.Ud

Sumber dari bisikan ialah mata dan telinga, contoh kecilnya saja dari telinga dan mata terbiasa mendengarkan dan melihat hal-hal yang tidak baik atau bahkan mendengarkan bisikan tentang makanan, maka secara spontan kita akan mencari tempat makan, restoran, wisata dan kuliner. Sebaliknya jika kita mendengar dan melihat sesuatu informasi yang baik maka yang timbul ialah sesuatu yang jauh lebih bermanfaat dan berkualitas. Oleh karenanya buatlah sesuatu komunitas-komunitas kecil yang membicarakan suatu hal yang berkualitas.

Ada 3 Hal Perusak Dalam Umur

Kecenderungan manusia itu adalah Rusak dan kepada yang kosong yang rusak.

إن السباب و الفراغ والجدة مفسدة للمرء أي مفسدة

Berikut ini perusak dalam umur yaitu:

1.Masamu. Perusak dalam hidupmu adalah masamu. Tidak ada masa yang paling indah dari pada masa yang kalian rasakan ini. Dan solusinya ialah pergunakanlah masa mudamu.

2. Farago dari bahasa arab yang artinya kosong, kosong bukan hanya tidak melakukan apa-apa, begitupun farago dari suatu amal yang tidak berkualitas atau mengerjakan apa-apa yang tidak bermutu. (Min Husni Islamil Mar’i, Tarkuhu Maa laa ya’nihi) Maa laa ya’nihi inilah di sebut dengan Farago karena itu menghabiskan waktu yang tidak berguna.

3. Jiddata Amal yang tidak bermanfaat

Kenapa Al fatihah dibaca setiap kali kita sholat? Karena kita meminta petunjuk kepada Allah SWT, ialah jalan yang benar. Sehingga dari sini timbullah pertanyaan dari seorang kaum liberal “kenapa di islam ada ihdinashirathal mustaqim?… “hingga mereka berargumen “Berarti kebenaran itu belum turun di islam”.

Jawaban dari ust Hamid: ihdinashirathal mustaqim artinya kita meminta untuk menetapkan kebenaran didalam diri kita. Al haqqu min rabbika fala takun minal mumtarin. Misalnya saja handphone yang ada dihadapan kita. Itu banyak sekali mengundang godaan, bahkan media yang membuat kita terjerumus. Sehingga dari sini dapat di ketajui Ujiannya adalah bagaimana kita bisa tetap baik dan melakukan kebenaran.

Sebagai akhir prakata yang di ambil dari nasehat kiyai adalah jangan bosan untuk berbuat baik, karena hal ini sama konteksnya seperti dengan ihdinashirathal mustaqim yakni tidak lain ialah menetapkan kebenaran didalam kehidupan kita. Dan kita tidak ragu-ragu melakukan apapun itu jika kita mempunyai hidayah, petunjuk, dan prinsip.

Dengan demikian bergabunglah bersama orang-orang yang bisa menjadi contoh dan bisa mempelajari dengan melihat biografi, historis hidupnya. Dengan meniru agar supaya kalian tahu bagaimana tokoh tersebut mengisi ilmunya dan pada kegiatan kosongnya. Karena Sejatinya tidak ada kegiatan yang bermutu jika kita tidak mengerti cara membangun diri kita sendiri.

Tutorial Cara Share Drive Publick

Iqt.Unida.Gontor.ac.id Salam semangat wahai mahasiswa, Kembali lagi bersama kami dalam tutorial tahap ke 2 kali ini, tentunya setelah anda mengisi data kegiatan Akademik dan Non akademik anda pada siakad Unida. Selanjutnya waktunya anda mengirimnya atau Share Drive Publick melalui akun Google drive kalian masing masing. Jika seandainya anda belum memiliki akun google drive. Semestinya anda harus membuatnya terlebih dahulu memakai Email Pribadi.

Tujuan dari Share drive publick ini (terutama dalam kaitan pembahasan ini) Selain sebagai media penyimpanan juga sebagai anda membuktikan keterangan bukti fisik softfile/Hardfile hasil laporan asli dari kegiatan yang telah anda kerjakan.

Oke langsung saja kepada tutorialnya, yaitu ada 9 langkah cara Share Drive Publick sebagaimana berikut.

9 Langkah cara Share Drive Publick

1. Masuk ke Google Drive kalian melalui Google.

2. Setelah masuk ke halaman Drive kalian buatlah folder baru, misalnya folder baru dengan nama AKPAM.

3. Setelah folder di buat, masuk ke dalam folder AKPAM yang isinya masih kosong.

4. Masuk ke folder di dalam komputer kalian yang akan di Upload ke Drive kalian, Tarik file tersebut dan masukan ke Browser tempat Drive kalian.

5. Tunggu sampai proses Upload selesai dan masuk ke dalam Drvie kalian.

6. Klik 2 kali pada sertifikat yang kalian ingin share linknya untuk di masukan ke dalam SIAKAD. Klik 3 titik pada pjok kiri atas lalu klik bagikan.

7. Setelah itu klik Ubah ke siapa saja yang memiliki link pada kolom Dapatkan Link

8. Lalu klik segitiga pada bagian Siapa saja yang memiliki link, jika di Drive kalian masih Dibatasi maka klik Siapa saja yang memiliki link.

9. Setelah itu klik Salin Link dan klik Selesai, copy link tersebut ke SIAKAD seperti tutorial Upload AKPAM ke SIAKAD.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Wassalam

Cara Mengupload Akpam Di SIAKAD UNIDA

Iqt.Unida.Gontor.ac.id Salam semangat wahai mahasiswa, bagaimana rentetan kegiatan anda. Sudahkah anda mendata segala bentuk kegiatan Akademik maupun Non-akademik pada SIAKAD UNIDA. Jika anda tidak tau caranya sehingga rasa bingung menghampiri. Stoopp!!! Jangan panik.

Berikut ini akan kami jelaskan 10 langkah ampuh cara mengupload Akpam Di Siakad dengan benar dan gampang.

10 Langkah Mengupload Akpam Di Siakad

  1. Buka situs siakad.unida.gontor.ac.id di browser kalian
  2. Masukan username dan password kalian untuk masuk ke halaman Dashboard siakad akademik kalian
  3. Setelah masuk ke halaman Dashboard SIAKAD, lalu klik menu Non-Akademik dan klik Verivikasi AKPAM.

4. Klik Create Kegiatan

5. Pilih Jenis Kegiatan yang akan kalian inputkan diantaranya Keilmuan, Kerohanian, Kesenian dan Keolahragaan, Keorganisasian, Kemasyarakatan, dan Pengalaman/Lomba/Lain-lain.

6. Setelah Jenis Kegiatan terpilih selanjutnya Pilih Kegiatan yang anda ingin inputkan dianataranya Peserta Seminar Nasional, Peserta Seminar Insternasional, Peserta Workshop, dan masih banyak pilihan kegiatan yang lainya.

7. Pilih Tanggal sesuai dengan sertifikat atau acara yang kalian ikuti, bukan tanggal ketika kalian menginput AKPAM ke SIAKAD

8. Isi Tema dengan Tema kegiatan yang kalian ikuti bisa juga dengan judul kegiatanya, dan keterangan bisa kalian masukan sebagai apa kalian disitu contohnya Peserta Seminar, Panitia Seminar, Pembicara Seminar, dan lain-lain.

9. Copy link google drive dari drive kalian yang sudah di public, lalu klik save.

10. Setelah di save maka kalian akan masuk ke dalam halaman rincian AKPAM kalian, kalian juga bisa mendelete atau mengupdate data akpam kalian di situ jika ada kesalahan, dan jika ingin menginput lagi maka input kembali seperti cara awal.

Demikianlah 10 langkah yang dapat kami bagikan penjelasan singkatnya. Terima kasih sudah bergabung, jangan lupa ikutin terus serial kami pada kesempatan berikutnya. Wassalam

BERKAH TAMU BAGI PENJAMU TAMU

Jangan biasakan menutup pintu dengan tujuan biar tidak ada tamu…
Apalagi menutup jalan memasang portal…

iqt.unida.gontor.ac.id Ponorogo-Tepat enam hari setelah hari kemenangan yaitu lebaran iedul Fitri. Teruntuk hari ini walaupun di masa pandemi, hanya ribuan rasa syukurlah dipanjatkan, karena telah terjalinnya silaturrahim bersama para dosen-dosen senior. kali ini, beberapa mahasiswa UNIDA berkesempatan menjadi tamu dan bersilaturrahim bersama Bapak Dekan Fakultas Ushuluddin Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung. M.A.,MLS. Ahad, 30 mei 2020.

BERKAH TAMU BAGI PENJAMU TAMU
Photo bersama Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung. M.A.,MLS

Oleh karenanya, silaturrahim tentu selain mengikat ukhuwwah dan keberkahan juga memiliki banyak dampak positif yang sangat bermanfaat. Seperti penggalan sebuah kisah di bawah ini yang menarik dan memiliki makna mendalam bagi tamu dan penjamu tamu sebagaimana berikut.

Kisah Seorang Perempuan Mengeluh Kepada Rasulullah SAW karena perilaku suaminya

Suatu ketika Suaminya selalu mengundang orang-orang datang ke rumahnya dan menjamunya, sehingga tamu-tamu tersebut menyebabkan sang istri menjadi repot dan merasa kelelahan. Namun ia tidak mendapatkan jawaban apa pun dari Rasulullah SAW tentang hal itu.

Setelah beberapa waktu …

Rasulullah SAW pergi ke rumah suami-istri tersebut, Rasulullah SAW berkata kepada sang suami, “Sesungguhnya aku adalah tamu di rumahmu hari ini.”

Betapa bahagianya sang suami demi mendengar ucapan Rasulullah SAW tersebut, maka dia segera menghampiri istrinya untuk mengabarkan bahwa tamu hari ini adalah Rasulullah SAW.

Si istri pun merasa bahagia karena kabar tersebut, dia pun segera memasak makanan yang lezat dan nikmat. Dia melakukan hal tersebut dengan penuh rasa bahagia di dalam hatinya.

Ketika Rasulullah SAW akan pergi dari rumah itu, beliau berkata kepada sang suami :

قال للزوج عندما أخرج من بيتك دع زوجتك تنظر إلى الباب الذي أخرج منه

Rasulullah SAW berkata kepada sang suami, “Ketika aku akan keluar nanti dari rumahmu, panggil istrimu dan perintahkan dia untuk melihat ke pintu tempat aku keluar.”

Maka sang istri melihat Rasulullah SAW keluar dari rumahnya di ikuti oleh binatang-binatang melata, seperti kalajengking dan berbagai binatang yang berbahaya lainnya di belakang Rasulullah SAW. Terkejutlah sang istri dengan apa yang dilihat di depannya.

فقال لها رسول الله هكذا دائما عندما يخرج الضيوف من بيتكِ يخرج كل البلاء والضرر والدواب من منزلكِ

Maka Rasulullah SAW bersabda, “Seperti itulah yang terjadi setiap kali tamu keluar dari rumahmu, maka keluar pulalah segala bala, bahaya dan segala binatang yang membahayakan dari rumahmu.”

Maka inilah hikmah memuliakan tamu dan tidak berkeluh kesah karena kedatangannya. Rumah yang banyak dikunjungi tamu adalah rumah yang dicintai Allah. Begitu indahnya rumah yang selalu terbuka untuk anak kecil atau orang dewasa. Rumah yang di dalamnya turun rahmat dan berbagai keberkahan dari langit.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إذا أراد الله بقوم خيراً أهدى لهم هدية

Rasulullah SAW bersabda, “Jika Allah menginginkan kebaikan terhadap satu kaum, maka Allah akan memberikan hadiah kepada mereka. “Para sahabat bertanya, “Hadiah apakah itu, ya Rasulallah ?”

قال : الضيف ينزل برزقه، ويرتحل بذنوب أهل البيت

Rasulullah SAW bersabda, “Tamu akan menyebabkan turunnya rezeki untuk pemilik rumah dan menghapus dosa-dosa penghuni rumah.”

وقال صلى الله عليه وسلم : كل بيت لا يدخل فيه الضيف لا تدخله الملائكة

Rasulullah SAW bersabda, “Rumah yang tidak dimasuki tamu (tidak ada tamu), maka Malaikat Rahmat tidak akan masuk kedalamnya.”

وقال صلى الله عليه وسلم : ” الضيف دليل الجنة

Rasulullah Saw bersabda, “Tamu adalah penunjuk jalan menuju surga.”

وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.”

Semoga Bermanfaat …

Oleh: Fatwa Emir/IQT

Spesial Tarhib Ramadhan

iqt.unida.gontor.ac.id. Siman-Malam kajian bertemakan spesial tarhib ramadhan bersama para ustadz-ustadz kondang, diantaranya ustadz Abdul Somad (UAS), Ustadz Bachtiar Nasir (UBN), dan Ustadz Amir faishal. Alhamdulillah penulis berkesempatan hadir menyimak kajian secara live (langsung) yang disiarkan melalui akun resmi youtube ustadz abdul somad official. selasa, 21 april 2020.

Spesial Tarhib Ramadhan
kajian online dialog bersama AQL

Jikalau kekaguman kepada hamba Allah sebegitu rindunya, bagaimana dengan kekaguman bulan yg paling dimuliakan Allah “Fihi Lailatun” lebih baik daripada seribu bulan. Kenapa muncul kehormatan dan kerinduan dalam hati?…Yaitu karena kenal dan menegenal. Oleh karenanya umat ini mesti harus mengenal dengan apa yg dirindukannya. Orang yg tidak kenal ramadhan mustahil dia rindu. Adapun syarat untuk masuk ramadhan adalah membersihkan hati serta mengenal baik apa itu ramadhan?

Kegembiraan Menyambut Ramadhan

Ketahuilah bahwa kita mengenal sebab ada yang mengenalkan, sehingga membuat kita penasaran seperti cerita. Jadi timbulnya kerinduan keinginan ialah dari cerita, karena ada yg bercerita. Sama halnya ramadhan ini ada yg menceritakan kita akan didalamnya berupa malam yg lebih baik dari pada seribu bulan.

Oleh sebab itu, dari cerita muncul keingintahuan, dari cerita itu mencari cari, kemudian menjadi penasaran akhirnya bertemu, setelah bertemu berkasih sayang, setelah itu rindu, dari rindu maka menjaga kasih sayang. Kalaulah ramadhan ini seperti pertemuan perkenalan kita, tentulah kita akan sayang dan merindukan ramadhan.

Pembinaan Umat Lebih Terstruktur lewat Pembagian Waktu

Tidak lama lagi kita akan segera dipertemukan kepada bulan suci ramadhan. Pada bulan ini hembusan nafas adalah tasbih, detak jantung adalah tahmid, langkah kaki adalah dzikir, tiang adalah fikir. Oleh karenanya jika kita tdk mensiasati kesempatan ini maka ia akan cepat berlalu dan kita mesti memanagenya (mengatur) dengan baik. Seperti kegiatan yang dicontohkan dari ide brilian Ustadz Abdul Somad (UAS) yaitu (bangun diawal hari, tahajud malam, witir, baca Qur’an, sahur).

Jika kita memanage (mengatur) bulan ramadhan dengan baik insyaAllah kita akan mendapatkan 3 aspek ini, yaitu:
-Aspek Aqidah.
-Aspek Fiqih, Sholat, Zakat, Puasa, Haji.
-Aspek Akhlaqul Karimah. Dan Iman, Ihsan dan Islam serta kesabaran yang insyaAllah semuanya menjadi ramadhan yg berkualitas.

Bagaimana dengan sholat taraweh, imam keluarga, Sholat Jum’at yang tidak dikerjaakan dimasjid karena stay at home?

Menurut pendapat Ust. Abdul Somad (UAS), beliau menjelaskan #ramadhan dirumah aja. Bahwa prinsip kita mengamalkan sunnah “Larilah engkau dari penyakit menular seperti engkau lari dari singa”. Jangan katakan kita meninggalkan jum’at, karena kata-kata itu terlalu menyakitkan, dan jangan pula kita katakan meninggalkan masjid (pilihan katanya kurang tepat), tapi katakanlah kita sedang melaksanakan sunnah. Selebihnya ketika wabah datang, larilah dari penyakit seperti lari dari singa. Ucapnya. Dan bagaimana yang tidak sholat di masjid, beliau menegaskan “sholat bisa dirumah, (menjadikan/mendirikan musholla al-bayt)”. Sambungnya.

Dengan Online Semua Bisa Dimudahkan

Seperti yang dijelaskan UAS walaupun ramadhan dirumah aja, kita dapat mengisi ramadhan kita dengan kajian-kajian online seperti kajian-kajian yang disarankan sebagaimana berikut.

  • Kajian Al-qur’an
    -AQL tadabbur qur’an (Dr. Amir Faishal).
    -Tadabbur Al-qur’an (ust. Bakhtiar Nasir)
    -Tadabbur Al-Qur’an (Syaikh Ali Jaber)
    -Metode Tahfidz Qur’an (Ust. Adi Hidayat) dan Tafsir al-Qur’an dengan ayat-ayat ahkam serta fiqh (Bahauddin Salim atau Gus Baha).
  • Kajian hadist
    – Ahli hadist pentahqiq Kitab Dzurratun nasyikhin.
    -Ilmu Hadist dengan sudut-sudut pandang atau sub-sub fiqhiyah yang detail (Ust. Abdul somad).
  • Kajian fiqh
    -kita bisa ikuti Fiqih empat Mazhab (Ust. Ahmad Sarwat).
    -Fiqih Ikhtilaf(Ust. Idrus Romli). Dan Buya Yahya.
  • Manajemen Qolbu (KH. Abdullah Gymnastiar).

Dan masih banyak ustadz-ustadz yg lainnya. Dengan intisari “khususkan bulan spesial ramadhan tahun ini adalah ilmu, amal dan amal, ilmu. InsyaAllah kita selamat dari hoax selamat dari gunjing, riba serta namimah sehingga keluar dari ramadhan insyaAllah menjadi lebih baik“. Wallahu’alam.

Kesan Ust. Amir kepada Ust. Abdul Somad.
-Bahasa UAS mudah dipahami disemua kalangan.
-Kebiasaan UAS, apa yg beliau sampaikan sudah memiliki catatannya. (jadi ketika ada orang nanya sdh siap).

Pandangan UAS tentang Gus Baha dari urgensi sanad keilmuan.
Dalam kajian gus baha semua masuk: Tafsirnya, fiqih syafi’inya, akhlaq, sejarah dan banyak mengutip dari abu hamid al ghazali dan lain-lain. Semua guru-guru kita memperkaya kita, sehingga bulan ramadhan bulan spesial tahun ini lebih meriah.

Ust. Amir Faishal
Seandainya tidak ada sanad, bisa saja setiap orang berkata apa saja yg mereka inginkan. Setiap talaqqi itu kompherensif, dengan pandangan yg luas. Yang mana benar benar ada orang yg memberi jalan sampai kita bisa menguasainya.

Ust. Bakhtiar Nasir
Para ustadz harus siap dengan Perubahan konsumen pasca covid-19, yaitu budaya online (online bumming). Dimana orang-orang dewasa ini terbiasa dengan keadaan online (belajar online, rapat online, dll). Maka insyaAllah memudahkan.

Pesan (closing statement) UAS Jelang Ramadhan.

Kutinggalkan kepadamu dua perkara, kalau kamu pegang yang dua ini kamu tidak akan sesat selamanya, yaitu adalah kitab Al Qur’an dan Sunnah-Sunnah Rasulullah Saw. Namun, qur’an & sunnah ini adalah tinta diatas kertas, dia tidak bisa menjelaskan dirinya, dia mesti dijelaskan oleh manusia yg punya akal, punya iman, punya akhlaq. Maka dijelaskan dengan satu hadist lagi “Al ulama warasatul anbiya”.

Dengan demikian menjadi tiga yaitu: Al-Qur’an, Sunnah, dan Ulama. Ulama inilah yg berijtihad dengan segala perangkat, umat akan selamat kalau dekat dengan ulama. Tapi jikalau sudah jauh dengan ulama, dia akan baca sendiri, rasa sendiri, interpretasi sendiri, hingga nyasar sendiri. Maka bulan ramadhan adalah bulan spesial untuk mendekatkan diri dengan ulama, bulan ramadhan bulan spesial guna mendekatkan diri ke Al-qur’an dan sunnah melalui pemahan para ulama.

IKAMAGO CUP: USHULUDDIN UNIDA Terlahir Sebagai Juara

IQT.UNIDA.Gontor.ac.id. Kediri – Pada perhelatan ajang kompetisi Futsal championship bertemakan IKAMAGO CUP 2020. IKAMAGO sendiri merupakan kepanjangan dari Ikatan Alumni Mahasiswa Gontor, dimana pada kegiatan ini berupa lomba futsal cup untuk antar mahasiswa alumni Gontor. Selebihnya acara kegiatan  tersebut diselenggarakan oleh IKPM cabang Kediri. Alhamdulillah dalam kesempatan berharga ini, kembali hadir fakultas ushuluddin UNIDA Gontor kampus siman, mengirimkan beberapa pemain andalannya. Terdiri dari mahasiswa prodi AFI, Prodi SAA, Dan secara keseluruhan didominasi oleh mahasiswa prodi IQT.  Sabtu (02/15).

IKAMAGO CUP: USHULUDDIN UNIDA Terlahir Sebagai Juara
Jalalain Fc. (Sang Juara) Bersama panitia penyelenggara IKPM Kediri

Acara IKAMAGO CUP kali ini telah diadakan di lapangan futsal Gedung olahraga (GOR) kampus IAIN Kediri, yang terhitung sejak tanggal 15-16 februari 2020. Sebelum pertandingan, juga telah dilaksanakan Technical Meeting (TM) guna persamaan persepsi antara panitia, wasit dan peserta (pemain) untuk kelancaran pertandingan. Universitas Darussalam Gontor telah resmi mengirimkan 3 club futsalnya. Diantara klub yang bergengsi adalah Team Futsal (Green Futsalisty) UNIDA Gontor. Selain itu, Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor pun tak mau ketinggalan dalam ajang kali ini. karena pada tahun sebelumnya Team Futsal Fakultas Ushuluddin yang tidak bisa dipandang sebelah mata, dikenal dengan Jalalain Fc/(Radix fc) telah berulang kali meraih penghargaan sebagai juara.  

IKAMAGO CUP: USHULUDDIN UNIDA Terlahir Sebagai Juara
Jalalin Fc. (Radix Fc) Terlahir sebagai Juara
Riwayat Laga Sang Juara

Jalalain Fc merupakan nama team dari futsal kebanggaan Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor. Sejak pertama kali sebuah perjuangan dimulai pada dunia olahraga futsal, jalalain Fc telah mengikuti lomba internal cup sehingga berhasil sebagai juara 3. Selanjutnya kembali mengepakkan sayapnya pada pertandingan futsal yang diadakan oleh UM Ponorogo sehingga maju selangkah meraih juara 2. Rupanya jiwa yang tertanam di dalam sanubari para pemain jalalain fc tidak surut sedikitpun, sehingga kembali pada ajang IKAMAGO CUP dengan semangat juang yang membara serta mampu berhasil meraih pencapaian sebagai juara 1. Tentunya setelah beberapa kali jatuh bangun hingga bangkit dari Do’a dan usaha.

IKAMAGO CUP: USHULUDDIN UNIDA Terlahir Sebagai Juara
Sejarah Jalalain Fc. (Radix Fc)
Terlahir sebagai Juara

Terlahir sebagai juara, menjadi sang juara mestinya tidak luput dari sebuah perjuangan serta dukungan (Support) dari berbagai kalangan dan berbagai pihak. Terutama Dukungan dari “the power of do’a”. The power of Do’a yang selalu teriring oleh rasa dan tersampaikan dengan kata hingga mampu mengubah usaha menjadi realita, bahkan pada kesempatan IKAMAGO CUP jalalin fc mampu meraih juara. Alhamdulillah Kata kesyukuran yang mendalam, sebagai perwakilan ribuan ucapan terima kasih kepada Dekan, Kaprodi, para dosen/nah, dan mahasiswa dari UNIDA Gontor secara khusus fakultas Ushuluddin atas do’a yang dipanjatkan.

Harapan kedepannya telah disampaikan oleh Sabiq Noor dan rekannya Mujaddid.A.S (Selaku official team) Menyampaikan kepada team Jalalain Fc “Agar selalu bermain dengan sportif, jangan sampai sedikitpun melakukan kekerasan dalam permainan. Tunjukkanlah jiwa sang juara semangat yang membara”. Jelasnya.

CLINIC PROPOSAL THESIS, FACULTY OF USHULUDDIN

IQT.UNIDA.Gontor.ac.id. Hall cios – Fakultas Ushuluddin UNIDA gontor mengawal ketiga program studinya. Terdiri dari prodi Studi Agama-Agama (SAA), prodi Aqidah & filsafat islam (AFI), dan prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) menggelar kegiatan Clinic Proposal dengan pelatihan Workshop on writing Thesis Proposal and Research Metodology. Kamis-Jum’at (20-21/02).

Pada kegiatan acara pelatihan workshop CLINIC PROPOSAL ini, Fakultas Ushuluddin mewajibkan kepada semua mahasiswa dan mahasiswi semester 6 agar turut serta berpartisipasi, dengan tujuan memahami betul ilmunya, bagaimana cara penulisan proposal skripsi dan metodelogi penelitian. Lebih dari itu kegiatan ini sebagai syarat mahasiswa/i untuk mengajukan judul. Seperti yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin Ust. H. Syamsul Hadi Untung, M.A.,M.Ls, “Fakultas Ushuluddin mempunyai target hingga membuat sejarah, semenjak semester 6 harus sudah mempunyai ilmu dasar untuk mengajukan judul skripsi, dan dapat diajukan sebelum KKN”. Ungkapnya.

CLINIC PROPOSAL THESIS, FACULTY OF USHULUDDIN
Sambutan Dekan Fakultas Ushuluddin Ust. H. Syamsul Hadi Untung, M.A.,M.Ls
Point Penting

Ust. H. Syamsul Hadi Untung, M.A.,M.Ls, Menegaskan Kepada para Dosen/nah pembimbing atas tugas akhir mahasiswa bimbingannya. Sebagaiamana dalam sambutan beliau “1. Ilmu saat membimbing akan selalu terupdate dan berkembang, 2. Jalinlah kedekatan kepada mahasiswa yang dibimbing, 3. Mengetahui keadaaan mahasiswa serta wajib datang ketika sidang, 4. Manfaat penilitian Research bisa menciptakan proyek bersama.” Tegasnya.

Selanjutnya memasuki Pelatihan Workshop, Ust. Dr. Sujiat Jubaidi Sholeh, M.A Selaku pemateri menyampaikan terkait dalam kriteria penilaian skripsi yang terdapat dalam desain proposal (Metode penelitian Kuantitatif) adalah sebagaimana berikut:

Subtansi Proposal
  • Latar Belakang masalah (LBM) : yang perlu diperhatikan adalah Argumentasi Tema, Yang intinya bagaimana kita mampu menunjukkan suatu masalah sehingga layak dan penting untuk dikaji. Membangun Argumen, Tunjukkan bahwa penelitiannya itu sangat penting dan menarik. Realitas Problem Prior, Asumsi dasar atau bisa mengasumsi (gambaran, tanggapan) yang dihadapkan dengan Al-Qur’an. Kegelisahan Akademik, jikalau studi tokoh, Perlunya penjelasan keunikan pemikirannya beserta referensinya.
  • Rumusan Masalah : Adalah Gambaran Real Problem akademik kita (Deskripsi masalah) dengan pertanyaan penelitian.
  • Tujuan Masalah : Yaitu apa saja yang diuraikan dan berkaitan dengan hasil. Contoh: Hasil 1 ialah jawaban dari tujuan no.1, Tujuan harus sesuai dengan pertanyaan dalam rumusan masalah, Menjajaki atau menggambarkan realitas sosial, menjelaskan pemikiran sang tokoh, point dalam tujuan ini akan terjawab dalam hasil penelitian, dan untuk penulis.
  • Manfaat penelitian : Yang berisi Signifikasi penelitian dan manfaatnya (keilmuan dan sosial), Menggunakan keyword (kata kunci) yang operasional dan terukur.
  • Penelitian Terdahulu : Harus mampu mendekatkan hal-hal yang serupa, misalnya 3 judul boleh sama namun metode yang dipakai berbeda, Supaya terhindar dari plagiasi dan dapat mengukur kejujuran.
  • Kerangka Teori : Pendekatan atau metode yang dipakai, baik dari disiplin ilmu atau teori tertentu. Bukan merupakan uraian tentang istilah-istilah dalam tema atau judul penilitian.
  • Metode Penelitian : Ada tiga 3 item yaitu LBM, Prana Materi, dan Metodelogi Penelitian Tafsir (MPT).
  • Sistematika Pembahasan
  • Outline (Sementara).
CLINIC PROPOSAL THESIS, FACULTY OF USHULUDDIN
Ust. Dr. Sujiat Jubaidi Sholeh, M.A Selaku pemateri

Jadi dalam penelitian kuantitatif, ialah teori berfungsi sebagai pijakan dan untuk di uji kebenarannya. maka dengan melakukan penelitian, suatu teori, apakah akan menjadi lebih kuat atau justru akan gugur. Dengan demikian atas fungsi ini, maka bisa dimengerti jika dalam penelitian kuantitatif. Ada Hipotesis (Dugaan atau jawaban sementara) meski juga tidak merupakan keharusan.

Nilai Al-Dakhil Fii Tafsir

IQT.UNIDA.Gontor.ac.id. Siman – Halo apa kabar mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan tafsir semester 4, Universitas darussalam Gontor kampus pusat Siman. Semoga kuliahnya berjalan dengan lancar. Berikut ini tautan link berupa nilai mingguan dalam matkul Al- Dakhil Fii Tafsir.

Kali ini pada mata kuliah pelajaran “Al- Dakhil Fii Tafsir” dengan Dosen pengampu Ust. Aqdi Rofiq Asnawi, M.Ag. Telah memudahkan bagi kalian semua yang mau mengecek nilai mingguan maupun nilai keseluruhannya sebagaimana berikut:

Nilai mingguan materi Al-dakhil bisa dilihat di sini: http://bit.ly/NilaiAldakhilSiman

Mungkin cukup sekian, terus semangat dalam menuntut ilmunya. Syukran, jazakumullahu khairan…

kebersamaan dalam nuansa Kekeluargaan

IQT.UNIDA.Gontor.ac.id. Hall Shiroh – Memasuki acara lanjutan yang merupakan bagian dari rentetan acara kegiatan IQT Day’s prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UNIDA Gontor. Oleh karenanya dalam merajut tali ukhuwwah islamiyah meliputi kebersamaan dan persaudaraan dalam nuansa bingkai kekeluargaan. Prodi IQT gelar buka puasa bersama, sholat bersama, bahkan sampai makan-makan bersama. Tak cukup demikian, acara pun berlanjut dengan menggelar Family Gathering bersama seluruh mahasiswa lintas semester. Sebagaiamana pada kesempatan kali ini para dosen maupun tenaga kependidikan prodi IQT bahkan sebagian para dosen prodi AFI dan juga prodi SAA yang juga turut hadir berpartisipasi. Kamis (13/02/2020).

Pada jam 16.15 Rasa kebersamaan persaudaraan menyelimuti relung jiwa segenap mahasiswa dan para dosen maupun tendik prodi IQT secara khususnya. Dengan keterpanggilan hati, sehingga mengayunkan langkah gerakan kakinya menuju perkumpulan guna hadir dalam silaturrahim kekeluargaan.

kebersamaan dalam nuansa Kekeluargaan
Sambutan Ust. Ali Mahfudz Munawwar Lc. M.Hum.

Dalam silaturrahim kekeluargaan sembari menunggu waktu berbuka puasa bersama. Ust. Ali Mahfudz Munawwar Lc. M.Hum. (selaku dosen pembimbing kemahasiswaan prodi) mengawali sambutannya dengan menyampaikan “Dalam surat Al-Ahzab ayat ke 21”… Beliau menjelaskan “Sebagaimana dalam dirinya seorang Nabi ialah terdapat suatu contoh perilaku yang baik “Uswatun Hasanah”. Sebagai contoh ialah akhlaq Rasul berprilaku baik terhadap seorang pengemis yahudi nan buta, dan seorang yahudi yang jatuh sakit, dimana semasa sehatnya sering menghina Rasul. Namun Rasulullah tetap berprilaku baik hingga Rasul adalah orang pertama yang menjenguknya dikala sakit.” Jelasnya.

kebersamaan dalam nuansa Kekeluargaan
Buka Puasa Bersama dari para dosen IQT

Dalam nuansa bingkai kekeluargaan tepatnya setelah menunaikan ibadah buka puasa dan sholat berjamaah bersama, dilanjutkan dengan menghidangkan makan malam sederhana. Terlihat dari raut muka segenap mahasiswa yang penuh canda tawa. Disamping itu semua yang hadir pada momen silaturrahim ini mulai dari berbagai kalangan, anak-anak dosen, para dosen dan tendik (prodi IQT) bahkan seganap mahasiswa merasakan keberkahan rasa senang bergembira.

Pesan dan nasehat dari Ust. Aqdi Rofiq Asnawi M.Ag
Family Gathering

Setelah proses logistic telah terpenuhi, pada sesi akhir dari rentetan IQT Day’s ialah family gathering. Perkumpulan family gathering yang sangat sederhana, para dosen dan mahasiswa prodi IQT dengan adanya saling keterbukaan dan terbuka sesama, dimana tempat menuangkan segala keluh kesah. Lebih dari itu, family gathering sebagai sharing problem solving, hingga di penghujung acara ditutup dengan nasehat-nasehat dan Do’a dari pada dosen pembimbing prodi. Adapun harapannya semoga tahun demi tahun prodi IQT menjadi lebih baik. Allahumma Aamiin, Wallahu’alam Bissawab.

IQT Day’s: Pelatihan Karya Tulis Ilmiah

IQT.UNIDA.Gontor.ac.id Hall Shiroh – Sehari bersama keluarga IQT dengan acara bertajuk IQT Day’s yang diawali dengan Pelatihan KTI Karya Tulis. Dalam Pelatihan karya tulis ilmiah prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UNIDA gontor, bertujuan sebagai upaya dalam melatih literasi kemampuan cara kepenulisan pada bidang ilmiah (karya ilmiah). Kali ini Al-ustadz Muttaqin, M.Ud (Salah satu dosen SAA) kembali hadir mengawal para mahasiswa IQT guna latihan dalam hal tulis menulis. Kamis (13/02/2020).

IQT Day's: Pelatihan Karya Tulis Ilmiah
Pelatihan KTI Prodi IQT 2020

Pada acara IQT Day’s ini segenap mahasiswa prodi lintas semester telah berkumpul, dan tidak kalah ketinggalan kepala prodi beserta dosen pun turut hadir. Yuk mari ikuti bagaiamana latihan kepenulisan KTI sebagaimana berikut:

Beberapa langkah membuat karya tulis ilmiah:

Langkah Memilih judul

Sebelum memilih judul diharapkan banyak-banyak membaca, diantaranya membaca terhadap kitab-kitab Tafsir maupun para tokoh-tokoh Tafsir. Selanjutnya memilih tema, harus menyukai dan menguasai bidang masing-masing (Kita lebih konsentrasi kemana). Lalu menemukan Topik: (kalau topik lebih terbatas dari tema). Lalu Objek Dalam Topik, Apa yang mau diteliti, ditulis dari judul. Sedangkan bagian akhir adalah merangkai judul.

Sebagai contoh judul KTI yang menarik, penting dan benar yaitu: 1. “Kritik Hamka atas komunisme dalam tafsir Al-Azhar”. (Bahasa Indonesia). 2. “The Discussion Of Qiro’at Terjemahan tafsir Al-mustafid…” (Bahasa Inggris). 3. (Kosa kata mesir kuno dalam prospektif Sa’ad Abd Al-Mutholib Al-Adl). 4. “Al-Qur’an Sebagai penyembuh penyakit Analisis atas kitab…”. Dari beberapa contoh tersebut, dapat diketahui menulis dan merangkai judul jangan sampai mubazir kata, dalam artian buatlah sedikit namun lebih menarik.

Identitas Penulis

Apa pentingnya mencantumkan identitas penulis?…

Didalam sebuah karya ilmiah identitas penulis begitu sangat dipentingkan, karena kedepannya pasti akan ada peniliti selanjutnya dari pembaca yang tertarik untuk meniliti lebih lanjut, misalnya dalam pendekatan dan prospektif yang berbeda.

Apa saja yang perlu dicantumkan?…

yang perlu dicantumkan diantaranya adalah -Nama Penulis, -Institusi. dan -Alamat Email.

Abstak dan keywords

Abstrak adalah ringkasan (Ikhtisar) inti, ketika masuk ke pendahuluan maka akan ditarik sedikit, dan ketika masuk ke pembahasan (isi) maka sudah penjabaran yang panjang lebar (sudah terbagi-bagi). Dengan demikian Abstraks adalah sebegitu ringkasan Ikhtisarnya dari article. Dimana penulisannya pun tergantung selera, dari ide-ide baru yang muncul. Adapun menulis abstrack bisa dilakukan di awal maupun di akhir.

Isi dari abstraks: -Pendahuluan, Gambaran Umum = pembahasan tentang…-Tujuan Tulisan = penulisan bertujuan untuk…-Metode Pendekatan penilitian = Pada penulisan ini metode yang digunakan adalah…-Temuan (Hasil) conclusion = Penulis menemukan, pertama…Dan yang terakhir -Penutup.

Jumlah Abstrak: Terdiri dari 150 sampai 200 kata, keywords terdiri dari 4 sampai 8 kata, dan berbeda-beda, tergantung jenis penulisannya. Jadi setiap tulisan seperti skripsi atau journal, yaitu: -ada 1 paragraf, -ada 5 paragraf, – 4 unsur bahkan 5 unsur.

Adapun Keywords : adalah kata-kata yang mengandung konsep pokok yang dibahas, maupun kata kunci yang dapat mewakili topic yang dibahas dalam artikel.

Pendahuluan

Dalam menulis pendahuluan, dimulai dengan kalimat pemaparan langsung terhadap pokok atau topic yang akan dibahas, dan memberikan pengantar tentang subtansi artikel, lalu Penyajiannya nuntut secara kronologis dan sistematis. Perlu diketahui?…Tidak semua subtansi laporan penilitian layak untuk diangkat serta dikemukakan dalam pendahuluan sebagai pengantar penulisan artikel.

 Lalu Apa saja yang terdapat didalam pendahuluan?…

Yang terdapat dalam pendahuluan diantaranya ialah Isu-Isu, latar belakang, rumusan masalah, dan tujuan.

IQT Day's: Pelatihan Karya Tulis Ilmiah
Pesan Penutup dari kaprodi IQT

Sebagai pesan penutup mungkin cukup sekian isi dari pelatihan karya tulis ilmiah dalam kegiatan IQT Day’s kali ini. Ust. Fadli menyampaikan “jadi dalam pelatihan KTI ini insyaAllah akan terus berlanjut dan bersambung, sehingga bisa sampai tuntas”. Ucapnya.