DEMA 2020: Mahasiswa Tafsir Kembali Jadi kandidat

IQT.unida.gontor.ac.id SIMAN – DEMA merupakan singkatan dari Dewan Mahasiswa UNIDA Gontor. Nah khususnya DEMA kabinet garuda periode 2019-2020 kini telah memasuki masa-masa akhir jabatan. Tentunya suasana saat ini tengah menjadi hangat dengan adanya beberapa koalisi yang saling bersaing sebagai bentuk regenerasi untuk kepengurusan periode selanjutnya. Persaingan yang tidak lain merupakan sebuah pendidikan dalam artian berlomba-lomba dalam kebaikan. Maka timbullah pertanyaan sederhana siapakah yang akan menjadi nahkoda kepenguruusan berikutnya, who will be the next leader?

DEMA 2020: Mahasiswa Tafsir Kembali Jadi kandidat
IQT.unida.gontor.ac.id

Beberapa kandidat kuat yang di bagi menjadi dua koalisi sudah memasuki 3 besar jelang pemilihan umum Dewan Mahasiswa diantaranya adalah koalisi nomor urut 01: Fitrah Alfiansyah HI, Rofi Aji SAA, dan Ahmad Adnan MB dengan koalisi SERASI (Serempak Bersinergi). Disamping itu juga ada koalisi nomor urut 02: Fahmi Akhyar Al farabi IQT, Nur Alamsyah EI, dan Fatan Faqihul Wafa PAI dengan koalisi UNIDA BERSAMA (Bersatu Dalam Solidaritas Mahasiswa).

Rentetan Acara Pergantian Pengurus Dewan Mahasiswa

Universitas Darussalam Gontor mengadakan pergantian DEMA Dewan Mahasiswa periode 1442-1443 H/2020-2021 M yang akan dilaksankan pada tanggal 26 september 2020. Adapun pergantian pengurus Dewan Mahasiswa sebagaimana berikut:

  • pada tanggal 14 september 2020, pemilihan utusan dari setiap prodi
  • pada tanggal 15 september 2020, pemanggilan pemilihan kandidat ketua Dewan Mahasiswa
  • pada tanggal 16 september 2020, Rapat penentuan pasangan kandidat
  • pada tanggal 17 september 2020, pemanggilan 6 ketua DEMA menjadi 2 bagian
  • pada tanggal 19 september 2020, Debat babak pertama (Pemaparan visi & misi)
  • pada tanggal 21 september 2020, Debat babak kedua (Pemaparan Program Kerja)
  • pada tanggal 23 september 2020, pemungutan suara atau pemilihan umum calon ketua DEMA dan perhitungan suara
  • pada tanggal 26 september 2020, pergantian pengurus dan serah terima amanah antara DEMA lama dan DEMA baru

Dengan demikian milikilah hak suara anda dan mari memilih dengan baik, pilihlah yang terbaik dari yang terbaik. Dari dua koalisi di atas tadi nantinya sebagai wadah pemersatu, penampung aspirasi dan penyalur bakat mahasiswa untuk DEMA UNIDA yang maju menuju cita-cita perguruan tinggi yang bermutu dan berarti. Wallahu a’lam bissawab. (Ed.Husein)

Pembukaan Kajian internal IQT UNIDA Putri

Mantingan – Dalam rangka pembukaan kajian internal program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UNIDA GONTOR kampus putri. Pembukaan kajian kali ini dibuka dengan sambutan dosen pembimbing serta arahan-arahan demi menjunjung keberlangsungannya setiap program-program prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dalam jangka panjang. Bertempat di Ruang terbuka, Sabtu (09/12) pada pukul 20.00 WIB.

Pembukaan Kajian internal IQT UNIDA Putri
Poster Pembukaan Kajian (Opening Internal Studies) HMP IQT Mantingan Kampus putri

Pada acara pembukaan kajian kali ini dibimbing oleh Al-Ustadzah Ridani Faulika Permana M.Ag. Dan di lengkapi oleh petugas-petugas panitia pelaksana yang dipimpin oleh saudari Lidya Dwiyanti bersama sekretarisnya saudari Luthfiah Al-Adawiyah. Adapun pembukaan kajian ini membahas seputar kajian internal yang akan dilaksanakan dalam periode Himpunan Mahasiswi Ilmu AL-Qur’an dan Tafsir di Universitas Darussalam Gontor divisi mantingan, yaitu pembagian kelompok serta tema kajian dan sistematika penulisan makalah kajian.

Hasil Kajian

Setelah dibukanya kajian internal, maka hasil yang didaptakan adalah:

  1. Kajian internal (perkelompok) diadakan setiap Sabtu malam dengan menggunakan Bahasa resmi yaitu bahasa Inggris dan Bahasa Arab
  2. Pengumpulan makalah atau resume, dikumpulkan 2 hari sebelum kajian berlangsung
  3. Kajian kitab Al-Lama’at yang akan di bimbing oleh Al-Ustadzah Ridani Faulika Permana M.Ag. Dilaksanakan pada hari Rabu malam

Demikianlah hingga diakhir penghujung acara, yang diharapkan ialah semangat kajian dengan niatan perintah wajib menuntut ilmu ibadah karena Allah semata. Semoga dari kegiatan yang bermanfaat ini mudah-mudahan bisa menjadi bekal kelak dimasa yang akan datang. Aamiin Allahumma Aamiin. Wallahu ‘alam bissawab. (Ed.Husein)

Persiapan Jelang Ujian Tahfidz 2020

iqt.unida.gontor.ac.id Persiapan jelang ujian tahfidz 2020 yang dibawah kendali atau naungan Pusat Markas Al-Qur’an dan islamisasi ilmu pengetahuan UNIDA Gontor. Seperti biasanya tiap semester akan diadakannya ujian tahfidz guna sebagai pelengkap prasyarat mengikuti UAS. Disamping itu, sebagai bekal pribadi masing-masing dalam meniti kehidupan. Oleh karenanya agenda ujian tahfidz ini yang akan dilaksanakan pada hari jum’at, 11 september 2020.

Persiapan jelang ujian tahfidz tentunya sangat perlu diperhatikan. Jika sebelum-sebelumnya para mahasantri disibukkan dengan muraja’ah hafalan, memperbagus qiro’ah, bahkan sampai silih bergantian sima’an bersama teman maupun asatidz pembimbing. Hal yang tidak boleh luput dari perhatian yaitu mahasantri mesti dan harus tau terlebih dahulu tempat atau lokasi ujian sebagaimana dalam denah ujian tahfidz yang sudah di sebarkan.

Denah Ujian Tahfidz

Di bawah ini penulis akan bagikan denah lokasi ujiah tahfidz 2020 sebagaimana berikut:

Persiapan Jelang Ujian Tahfidz 2020
Denah 1 lantai 3

Denah diatas adalah denah yang berlokasi pada sekitar lantai 3 gedung utama baru UNIDA Gontor. Dimana bisa di lihat bahwa denah tersebut menunjukkan ruang kelas yang di mulai dari: 306 SAA/7+, 307 TI/1A, 308 PM/1, 309 PBA/3, 310 IQT/3, 311 PM/9, 312 PM/5, 313 AGRO/1-7+, 314 EI/7+, 315 IQT/1, 317 EI/5, 318 KKK/1-7+, 319 TBI/1, 320 HI/3, 321 PAI/1, 323 TIP/1-7+, 324 EI/3, 325 ILKOM/1-3, 326 AFI/1, 327 MNJ/1, 328 HI 5-7+, 329 MNJ/7+, 330 PBA/9+, 331 HES/5, 334 HI/1, 335 SAA/3, 336 AFI/3, 337 TIP/3, dan 338 PM/7.

Persiapan Jelang Ujian Tahfidz 2020
Denah 2 lantai 4

Adapun denah lokasi pada lantai 4 yaitu dimulai dari ruang kelas: 406 SAA/1, 407 HES/7, 408 HES/1, 409 PBA/1, 410 MNJ/3, 412 AFI/5, 414 ILKOM/5-7+, 416 PBA/7, 317 SAA/5 418 HES/3, 419 PAI/3, 420 PAI/5, 421 MNJ/5, 422 PAI/7+, 424 TI/5-7+, 425 PBA/5, 426 IQT/7+, 427 IQT/5, 433 TI/3, 434 EI/, 435 PM/3, dan 436 AFI/7+.

Demikianlah denah ujian tahfidz 2020 mahasantri yang dapat penulis bagikan, semoga ujian tahfidz kali ini dimudahkan dan mudah-mudahan informasi ini bermanfaat. Wallahu a’lam bissawab. (Ed.Husein)

Kiat-kiat Menguatkan Hafalan dan Kecerdasan

Iqt.unida.gontor.ac.id Wahai sahabat pembaca yang budiman, berikut ini penulis akan berbagi tips, langkah-langkah atau kiat-kiat mengenai cara menguatkan hafalan dan meningkatkan kecerdasan. Berhubungan dengan itu, tentunya langkah awal yang sangat kondusif ialah memantapkan niat. Mengapa mesti dengan niat? karena niat adalah bagaikan surat, jika anda salah tulis alamat maka pasti akan salah tempat. Berangkat dari sini sebelum melakukan amalan-amalan alangkah baiknya memperbaiki serta memantapkan niat semata-mata karena Allah Ta’ala. Dan jangan lupa selalu istiqomah untuk melakukan amalan-amalan sunnah yang bisa disebut tips dan kiat-kiatnya sebagaimana berikut:

Kiat-kiat Menguatkan Hafalan dan Kecerdasan
Ilustration

Menghafalkan Al-Qur’an itu tidak perlu cepet-cepet dan banyak-banyak dalam sehari…
Namun yang penting tiap hari hafalan tadi dibawa dalam sholat…
Jika tidak dibawa dalam sholat, maka hafalannya mudah hilang…

Kalamun Mufid
Tips dan Kiat-kiatnya adalah:
  1. Membaca Al-Qur’an dengan melihat Mushaf
  2. Perbanyak Dzikir
  3. Perbanyak Sholawat ketika lupa
  4. Memakai siwak
  5. Menipiskan rambut kepala atau gundul
  6. Membaca ayat ke 6 dari surah Al-A’la 7 kali sebelum menghafal
  7. Sering-sering membaca Al-Qur’an setelah sholat maghrib dan
  8. Sering-sering membaca Al-Qur’an setelah sholat shubuh.

Hai nak jika hafalanmu sering lupa…

cobalah perbanyak Sholawat…Lupa lagi…Sholawat lagi…

Terus lakukanlah berulang-ulang…

Ust. H. Syamsul Hadi Untung, M.A., M,Ls. (Dekan Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor)

Demikianlah tips atau kiat-kiat yang bisa penulis sampaikan dan bagikan, selebihnya akan kembali kepada diri kita masing-masing. Oleh karena itu mari bersihkan hati untuk membina diri agar terhindar dari segala macam-macam gangguan ataupun penyakit, maka tutuplah celah-celah jendela yang membuka peluang gangguan untuk masuk. Seperti patah kata berikut ini.

Kenapa anda merasa hati anda kotor dan penuh dengan penyakit hati…
Karena anda biarkan jendela-jendelanya terbuka dan anda biarkan segala kotoroan masuk sampai membuat hati anda menjadi tempat sampah…
Ingat…Jendelanya ada tiga yaitu mata, telinga, dan mulut…

Kalamun Mufid

Harapannya Dengan mengamalkan amalan-amalan sunnah, dan menutup celah atau jendela dari segala penyakit yaitu mata, telingan dan mulut seperti yang dijelaskan di atasa tadi. InsyaAllah mudah-mudahan kita terjaga oleh Allah Swt sehingga memudahkan kita untuk menguatkan hafalan dan meningkatkan kecerdasan intelektual. Aamiin Allahumma Aamiin. Wallahu A’lam Bissawab. (Ed.Husein)

Mufassir dan Musikus

Iqt.unida.gontor.ac.id Mufassir adalah sebutan bagi sesorang yang di anggap sangat ahli atau menguasai pada bidang ilmu-ilmu tafsir. Menjadi seorang mufassir tentu sebuah impian banyak kalangan yang cinta akan Al-Qur’an, yang terbukti dengan adanya komunitas gerakan Living Qur’an dan tercetaknya generasi qur’ani. Di samping itu, Musikus juga merupakan sebutan bagi orang yang menciptakan dan menampilkan musik atau pencipta dan pemain musik, tentunya menjadi seorang musikus sangat banyak diminati, karena jika musiknya bagus pasti digemari semua kalangan, mulai dari anak kecil hingga lansia. hal ini terbukti nyata dengan sering adanya konser-konser musik yang diadakan di berbagai tempat.

Antara Mufassir dan Musikus

Di antara mufassir dan musikus jika di lihat dengan melek memang terdapat hal-hal yang bertolak belakang, yang kerap kali kita dengar dengan sebutan istilah antara langit dan bumi, antara air dan api bahkan antara anak pesantren dan anak rock’n roll. kemudian mengapa dikatakan demikian? simplenya, mungkin karena adanya perbedaan pandangan bahkan perspektif di berbagai kalangan.

Namun, lain halnya seperti yang di sebutkan oleh akang mahasantri. Menurutnya: menjadi seorang Mufassir dan Musikus itu penting, dan antara Mufassir dan Musikus memang tidak menjadi perdebatan karena ia merupakan sebuah pilihan, terkait suka atau cinta akan kedua hal tersebut. Mahasantri harus mampu menimbang dan menyesuaikan, selama tidak merugikan (Lalai) dan tentunya sesuai dengan apa yang sudah diajarkan pada worldview keislaman atau islamisasi worlview.

Mufassir dan Musikus
Mahasiswa IQT Peraih juara 1 pada ajang lomba musik Muharram Cup dan JoyFull UNIDA.
kiri: Bahar (IQT/3), Hamlan (IQT/7), Oesman (IQT/5) dan Agil (IQT/3)

Sebagai contoh seperti yang telah di lakukan mahasiswa tafsir UNIDA Gontor pada ajang lomba musik yang bertemakan JOYFULL UNIDA 2020. Acara yang di inisiasi oleh Dewan Mahasiswa dan di dukung penuh Direktorat Kepengasuhan. Walaupun jiwa mahasiswa tafsir terpaut dengan Al-Qur’an. Namun tidak menutup kemungkinan tertutup dengan hal yang lain. Buktinya 2 group band musik yang didominasi oleh mahasiswa IQT tersebut telah berhasil menyabet juara 1 dan juara ke 2 pada ajang ini.

Mufassir dan Musikus
Mahasiswa IQT Peraih juara 2 pada ajang lomba musik Joyfull UNIDA 2020 berfoto bersama wakil dekan fakultas Ushuluddin Ust. Khasib Amrullah M.Ud

Harapannya kepada segenap mahasiswa, raihlah dan kembangkanlah potensi serta bakat kalian yang terpendam. Berbuatlah dengan sesuai agar kelak engkau mengerti arah kehidupan. Dan mudah-mudahan bagi para pemenang juara lomba musik tersebut, dengan adanya binaan dan latihan yang mumpuni bisa menjadi ikon yang di harapkan. Wallahu’ Alam Bissawab (Ed.Husein)

Muharram Cup 2020: Ada Yang Beda?

Iqt.unida.gontor.ac.id Muharram Cup 2020 pada tahun ini agak sedikit berbeda dengan melirik perbandingan pada tahun-tahun sebelumnya. Tentunya tahun ini lebih banyak ujian dan cobaan yang sedang dihadapi dunia secara umum. Namun, bukan berarti hal ini menjadi halangan maupun rintangan bagi mahasiswa santri (Mahasantri) untuk menjalankan amanah dalam berkegiatan meningkatkan potensi. Buktinya syukur alhamdulillah muharram cup 2020 tahun ini telah sukses dilaksanakan, yaitu dimulai sejak hari jum’at (28/08) dan di tutup pada jum’at malam (4/09) di depan gedung utama baru Universitas Darussalam Gontor, Kampus Siman.

Mengapa Berbeda?

Muharram Cup 2020 memang sangat berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, dimana pada tahun sebelumnya pemegang juara umum di raih oleh fakultas Ushuluddin. Tetapi tidak menutup kemungkinan fakultas yang lain akan segera menyusul karena tahun demi tahun perebutan gelar juara umum pun semakin hangat dan persaingan bertambah ketat. Seperti dari beberapa hasil perlombaan sebagaimana berikut:

Juara umum ke 2 pada perhelatan lomba Muharram Cup 2020
Hasil Peraihan Perlombaan Muharram Cup 2020

Setelah beberapa peraihan yang di raih dari fakultas ushuluddin pada beberapa lomba seperti olah raga, olah rasa, olah fikir serta olah zikir. Alhamdulillah dengan hasil gemilang yang diraih oleh mahasiswa AFI, SAA, dan IQT bisa membawa fakultas Ushuluddin meraih posisi juara umum ke 2 pada muharram cup 2020 kali ini. Walaupun sejatinya prestasi yang menurun, namun demikian tidak lain merupakan usaha yang sudah di buktikan. Selalu belajarlah dari kekalahan, kegagalan bahkan pengalaman pahit sekalipun, sehingga kelak rasa pahit itu berganti rasa menjadi kemanisan yang nikmat dan tidak sesaat. Semangat terus Allahu Akbar. Wallahu’Alam Bissawab (Ed.Husein)

Siraman Rohani Di Tengah Pandemi

iqt.unida.gontor.ac.id Pada malam yang bertajuk family Gathering Universitas Darussalam Gontor. Al ustadz Khasib Amrullah, M.Ud selaku narasumber, telah begitu banyak menyiram siraman yang sangat sarat dengan kesegaran dan kebangkitan. Bak sebuah tanaman yang layu akan segar dengan siraman. Tentunya siraman yang dimaksud ialah siraman rohani penggugah jiwa bagi civitas akademika walaupun sejatinya kini sedang berada pada situasi yang sulit ditengah masa pandemi.

Dalam konteks kekeluargaan, seperti halnya kewajiban keluarga mengingatkan akan kebaikan kepada keluarga yang lainnya. Berikut ini terdapat beberapa poin penting siraman rohani kepada keluarga besar civitas akademika UNIDA secara khususnya.

Poin Penting

Berawal dengan sebuah pertanyaan yang membuka kerangka berpikir.

Apakah selama hidup Anda itu sama saja dengan satu hari?

Al Ustadz Khasib Amrullah, M.Ud

Dari pertanyaan ini mengajak kita agar bermunasabah diri dan mencoba merenung sejenak, karena tidak ada bedanya kita sehari hidup dan beberapa tahun hidup, jika mengulang-ulang kegiatan yang sama tanpa peningkatan. Oleh karenanya carilah kegiatan yang bermutu yang bisa meningkatkan kualitas kita dan jangan sampai membuang peluang kemungkinan hebat kita untuk 20 tahun yang akan datang.

kenapa orang itu mempunyai keinginan (Iradah) ?…

Dan kapan munculnya keinginan (Iradah) dalam diri kita?…

Al Ustadz Khasib Amrullah, M.Ud

Seseorang mempunyai (Iradah) keinginan tentunya karena tidak memiliki pilihan lain, dan amal yang lahir dengan bukan kehendak pasti tidak akan berkualitas. Sedangkan munculnya keinginan (Iradah) dalam diri kita ialah karena adanya sesuatu ketertarikan, dan sesuatu yang menariklah yang akan melahirkan sebuah (iradah) kehendak untuk melakukan sebuah perbuatan sehingga menjadi berkualitas.

Bagaimana membangun sesuatu yang menarik?…

Al Ustadz Khasib Amrullah, M.Ud

Sesuatu yang menarik bisa jadi karena adanya sebuah bisikan, dan dari bisikan itulah yang membangun. Perlu kiranya untuk diketahui bisikan itu ada dua, yaitu bisikan yang membisikkan itu jahat (Waswasa), dan bisikan yang membisikkan itu baik (Ilham atau huda). Maka jika yang membisikkan itu baik akan lahirlah sebuah kekuatan yang baik.

Apa sumber bisikan itu?…

Al Ustadz Khasib Amrullah, M.Ud

Sumber dari bisikan ialah mata dan telinga, contoh kecilnya saja dari telinga dan mata terbiasa mendengarkan dan melihat hal-hal yang tidak baik atau bahkan mendengarkan bisikan tentang makanan, maka secara spontan kita akan mencari tempat makan, restoran, wisata dan kuliner. Sebaliknya jika kita mendengar dan melihat sesuatu informasi yang baik maka yang timbul ialah sesuatu yang jauh lebih bermanfaat dan berkualitas. Oleh karenanya buatlah sesuatu komunitas-komunitas kecil yang membicarakan suatu hal yang berkualitas.

Ada 3 Hal Perusak Dalam Umur

Kecenderungan manusia itu adalah Rusak dan kepada yang kosong yang rusak.

إن السباب و الفراغ والجدة مفسدة للمرء أي مفسدة

Berikut ini perusak dalam umur yaitu:

1.Masamu. Perusak dalam hidupmu adalah masamu. Tidak ada masa yang paling indah dari pada masa yang kalian rasakan ini. Dan solusinya ialah pergunakanlah masa mudamu.

2. Farago dari bahasa arab yang artinya kosong, kosong bukan hanya tidak melakukan apa-apa, begitupun farago dari suatu amal yang tidak berkualitas atau mengerjakan apa-apa yang tidak bermutu. (Min Husni Islamil Mar’i, Tarkuhu Maa laa ya’nihi) Maa laa ya’nihi inilah di sebut dengan Farago karena itu menghabiskan waktu yang tidak berguna.

3. Jiddata Amal yang tidak bermanfaat

Kenapa Al fatihah dibaca setiap kali kita sholat? Karena kita meminta petunjuk kepada Allah SWT, ialah jalan yang benar. Sehingga dari sini timbullah pertanyaan dari seorang kaum liberal “kenapa di islam ada ihdinashirathal mustaqim?… “hingga mereka berargumen “Berarti kebenaran itu belum turun di islam”.

Jawaban dari ust Hamid: ihdinashirathal mustaqim artinya kita meminta untuk menetapkan kebenaran didalam diri kita. Al haqqu min rabbika fala takun minal mumtarin. Misalnya saja handphone yang ada dihadapan kita. Itu banyak sekali mengundang godaan, bahkan media yang membuat kita terjerumus. Sehingga dari sini dapat di ketajui Ujiannya adalah bagaimana kita bisa tetap baik dan melakukan kebenaran.

Sebagai akhir prakata yang di ambil dari nasehat kiyai adalah jangan bosan untuk berbuat baik, karena hal ini sama konteksnya seperti dengan ihdinashirathal mustaqim yakni tidak lain ialah menetapkan kebenaran didalam kehidupan kita. Dan kita tidak ragu-ragu melakukan apapun itu jika kita mempunyai hidayah, petunjuk, dan prinsip.

Dengan demikian bergabunglah bersama orang-orang yang bisa menjadi contoh dan bisa mempelajari dengan melihat biografi, historis hidupnya. Dengan meniru agar supaya kalian tahu bagaimana tokoh tersebut mengisi ilmunya dan pada kegiatan kosongnya. Karena Sejatinya tidak ada kegiatan yang bermutu jika kita tidak mengerti cara membangun diri kita sendiri.

Tutorial Cara Share Drive Publick

Iqt.Unida.Gontor.ac.id Salam semangat wahai mahasiswa, Kembali lagi bersama kami dalam tutorial tahap ke 2 kali ini, tentunya setelah anda mengisi data kegiatan Akademik dan Non akademik anda pada siakad Unida. Selanjutnya waktunya anda mengirimnya atau Share Drive Publick melalui akun Google drive kalian masing masing. Jika seandainya anda belum memiliki akun google drive. Semestinya anda harus membuatnya terlebih dahulu memakai Email Pribadi.

Tujuan dari Share drive publick ini (terutama dalam kaitan pembahasan ini) Selain sebagai media penyimpanan juga sebagai anda membuktikan keterangan bukti fisik softfile/Hardfile hasil laporan asli dari kegiatan yang telah anda kerjakan.

Oke langsung saja kepada tutorialnya, yaitu ada 9 langkah cara Share Drive Publick sebagaimana berikut.

9 Langkah cara Share Drive Publick

1. Masuk ke Google Drive kalian melalui Google.

2. Setelah masuk ke halaman Drive kalian buatlah folder baru, misalnya folder baru dengan nama AKPAM.

3. Setelah folder di buat, masuk ke dalam folder AKPAM yang isinya masih kosong.

4. Masuk ke folder di dalam komputer kalian yang akan di Upload ke Drive kalian, Tarik file tersebut dan masukan ke Browser tempat Drive kalian.

5. Tunggu sampai proses Upload selesai dan masuk ke dalam Drvie kalian.

6. Klik 2 kali pada sertifikat yang kalian ingin share linknya untuk di masukan ke dalam SIAKAD. Klik 3 titik pada pjok kiri atas lalu klik bagikan.

7. Setelah itu klik Ubah ke siapa saja yang memiliki link pada kolom Dapatkan Link

8. Lalu klik segitiga pada bagian Siapa saja yang memiliki link, jika di Drive kalian masih Dibatasi maka klik Siapa saja yang memiliki link.

9. Setelah itu klik Salin Link dan klik Selesai, copy link tersebut ke SIAKAD seperti tutorial Upload AKPAM ke SIAKAD.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat. Wassalam

Cara Mengupload Akpam Di SIAKAD UNIDA

Iqt.Unida.Gontor.ac.id Salam semangat wahai mahasiswa, bagaimana rentetan kegiatan anda. Sudahkah anda mendata segala bentuk kegiatan Akademik maupun Non-akademik pada SIAKAD UNIDA. Jika anda tidak tau caranya sehingga rasa bingung menghampiri. Stoopp!!! Jangan panik.

Berikut ini akan kami jelaskan 10 langkah ampuh cara mengupload Akpam Di Siakad dengan benar dan gampang.

10 Langkah Mengupload Akpam Di Siakad

  1. Buka situs siakad.unida.gontor.ac.id di browser kalian
  2. Masukan username dan password kalian untuk masuk ke halaman Dashboard siakad akademik kalian
  3. Setelah masuk ke halaman Dashboard SIAKAD, lalu klik menu Non-Akademik dan klik Verivikasi AKPAM.

4. Klik Create Kegiatan

5. Pilih Jenis Kegiatan yang akan kalian inputkan diantaranya Keilmuan, Kerohanian, Kesenian dan Keolahragaan, Keorganisasian, Kemasyarakatan, dan Pengalaman/Lomba/Lain-lain.

6. Setelah Jenis Kegiatan terpilih selanjutnya Pilih Kegiatan yang anda ingin inputkan dianataranya Peserta Seminar Nasional, Peserta Seminar Insternasional, Peserta Workshop, dan masih banyak pilihan kegiatan yang lainya.

7. Pilih Tanggal sesuai dengan sertifikat atau acara yang kalian ikuti, bukan tanggal ketika kalian menginput AKPAM ke SIAKAD

8. Isi Tema dengan Tema kegiatan yang kalian ikuti bisa juga dengan judul kegiatanya, dan keterangan bisa kalian masukan sebagai apa kalian disitu contohnya Peserta Seminar, Panitia Seminar, Pembicara Seminar, dan lain-lain.

9. Copy link google drive dari drive kalian yang sudah di public, lalu klik save.

10. Setelah di save maka kalian akan masuk ke dalam halaman rincian AKPAM kalian, kalian juga bisa mendelete atau mengupdate data akpam kalian di situ jika ada kesalahan, dan jika ingin menginput lagi maka input kembali seperti cara awal.

Demikianlah 10 langkah yang dapat kami bagikan penjelasan singkatnya. Terima kasih sudah bergabung, jangan lupa ikutin terus serial kami pada kesempatan berikutnya. Wassalam

BERKAH TAMU BAGI PENJAMU TAMU

Jangan biasakan menutup pintu dengan tujuan biar tidak ada tamu…
Apalagi menutup jalan memasang portal…

iqt.unida.gontor.ac.id Ponorogo-Tepat enam hari setelah hari kemenangan yaitu lebaran idul Fitri. Sejatinya walaupun di masa pandemi, hanya ribuan rasa syukurlah yang dipanjatkan, karena telah terjalinnya silaturrahim bersama para dosen-dosen senior. kali ini, beberapa mahasiswa UNIDA berkesempatan menjadi tamu dan bersilaturrahim bersama Bapak Dekan Fakultas Ushuluddin Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung. M.A.,MLS. Ahad, 30 mei 2020.

BERKAH TAMU BAGI PENJAMU TAMU
Photo bersama Al-Ustadz Syamsul Hadi Untung. M.A.,MLS

Oleh karenanya, silaturrahim tentu selain mengikat ukhuwwah dan keberkahan juga memiliki banyak dampak positif yang sangat bermanfaat. Seperti penggalan sebuah kisah di bawah ini yang menarik dan memiliki makna mendalam bagi tamu dan penjamu tamu sebagaimana berikut.

Kisah Seorang Perempuan Mengeluh Kepada Rasulullah SAW karena perilaku suaminya

Suatu ketika Suaminya selalu mengundang orang-orang datang ke rumahnya dan menjamunya, sehingga tamu-tamu tersebut menyebabkan sang istri menjadi repot dan merasa kelelahan. Namun ia tidak mendapatkan jawaban apa pun dari Rasulullah SAW tentang hal itu.

Setelah beberapa waktu …

Rasulullah SAW pergi ke rumah suami-istri tersebut, Rasulullah SAW berkata kepada sang suami, “Sesungguhnya aku adalah tamu di rumahmu hari ini.”

Betapa bahagianya sang suami demi mendengar ucapan Rasulullah SAW tersebut, maka dia segera menghampiri istrinya untuk mengabarkan bahwa tamu hari ini adalah Rasulullah SAW.

Si istri pun merasa bahagia karena kabar tersebut, dia pun segera memasak makanan yang lezat dan nikmat. Dia melakukan hal tersebut dengan penuh rasa bahagia di dalam hatinya.

Ketika Rasulullah SAW akan pergi dari rumah itu, beliau berkata kepada sang suami :

قال للزوج عندما أخرج من بيتك دع زوجتك تنظر إلى الباب الذي أخرج منه

Rasulullah SAW berkata kepada sang suami, “Ketika aku akan keluar nanti dari rumahmu, panggil istrimu dan perintahkan dia untuk melihat ke pintu tempat aku keluar.”

Maka sang istri melihat Rasulullah SAW keluar dari rumahnya di ikuti oleh binatang-binatang melata, seperti kalajengking dan berbagai binatang yang berbahaya lainnya di belakang Rasulullah SAW. Terkejutlah sang istri dengan apa yang dilihat di depannya.

فقال لها رسول الله هكذا دائما عندما يخرج الضيوف من بيتكِ يخرج كل البلاء والضرر والدواب من منزلكِ

Maka Rasulullah SAW bersabda, “Seperti itulah yang terjadi setiap kali tamu keluar dari rumahmu, maka keluar pulalah segala bala, bahaya dan segala binatang yang membahayakan dari rumahmu.”

Maka inilah hikmah memuliakan tamu dan tidak berkeluh kesah karena kedatangannya. Rumah yang banyak dikunjungi tamu adalah rumah yang dicintai Allah. Begitu indahnya rumah yang selalu terbuka untuk anak kecil atau orang dewasa. Rumah yang di dalamnya turun rahmat dan berbagai keberkahan dari langit.

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : إذا أراد الله بقوم خيراً أهدى لهم هدية

Rasulullah SAW bersabda, “Jika Allah menginginkan kebaikan terhadap satu kaum, maka Allah akan memberikan hadiah kepada mereka. “Para sahabat bertanya, “Hadiah apakah itu, ya Rasulallah ?”

قال : الضيف ينزل برزقه، ويرتحل بذنوب أهل البيت

Rasulullah SAW bersabda, “Tamu akan menyebabkan turunnya rezeki untuk pemilik rumah dan menghapus dosa-dosa penghuni rumah.”

وقال صلى الله عليه وسلم : كل بيت لا يدخل فيه الضيف لا تدخله الملائكة

Rasulullah SAW bersabda, “Rumah yang tidak dimasuki tamu (tidak ada tamu), maka Malaikat Rahmat tidak akan masuk kedalamnya.”

وقال صلى الله عليه وسلم : ” الضيف دليل الجنة

Rasulullah Saw bersabda, “Tamu adalah penunjuk jalan menuju surga.”

وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليكرم ضيفه

Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.”

Semoga Bermanfaat …

Oleh: Fatwa Emir/IQT